F1 2026 Tes Bahrain: Ugal-Ugalan di Kegelapan Malam San Marino , Ini Kecepatan Gila Kimi Antonelli Saat Kecelakaan

Kamis, 12/02/2026 23:05 WIB
Rulin purba


Mercedes super keren milik Kimi Sntonelli ysng ringsek. (Foto; ist)
Mercedes super keren milik Kimi Sntonelli ysng ringsek. (Foto; ist)

mobilinanews (Italia) - Pembalap muda tim Mercedes, Andrea Kimi Antonelli, hanya melaju dalam 3 laps tes Bahrain di Sirkuit Sakhir, Kamis (12/2). Masalah teknis atau nonteknis?

Ada dugaan kondisi fisik Kimi tak siap untuk tes ini usai kecelakaan tunggal pada Sabtu (7/2) malam lalu. Ia menubruk dinding pemisah jalan saat hendak pulang ke rumahnya di San Marino, Italia.

Di kegelapan malam yang sunyi itu tak ada orang lewat untuk menolong bintang muda tim Mercedes itu. Ia yang kemudian menelpon polisi yang segera datang.

Saat itu ia mengendarai supercar Mercedes-AMG GT 63 PRO 4MATIC+ Motorsport Collection. Itu salah satu seri Mercedes termahal dan diproduksi hanya 200 unit. Harganya jika dirupiahkan menyentuh Rp 4,7 miliar. 

Usai kejadian itu Mercedes menyebut Kimi baik-baik saja meski mobilnya rusak signifikan. Tim juga memastikan Kimi bisa ikuti jadwal tes Bahrain.

Tapi kini kondisi fisik Kimi dipertanyakan netijen karena di jagat media sosial beredar foto kecelakaan tersebut. Juga beredar kabar kalau malam itu Kimi dibawa ke rumah sakit.

Menilik aspek safety mobil mahal itu dan tingkat kerusakannya maka diperkirakan kecepatan Kimi saat itu sekitar 180 km per jam. Padahal batas kecepatan di jalan tersebut hanya 70 kpj. Artinya, melebihi dengan selisih 120 kpj.

Itu jadi maslah tersendiri. Di Italia, ngebut dengan selisih 60 km per jam dari batas yang diharuskan tak hanya beresiko denda uang yang besar, tapi juga SIM-nya bisa dicabut antara 6 sampai 12 bulan.

Itu juga berpotensi penalti dii driving licence Kimi karena perilaku buruk atau ugal-ugalan  berlalulintas yang tak seharusnya dilakukan driver F1.

Menyikapi perkembangan itu Mercedes kembali keluarkan statement bahwa mereka sepenuhnya menunggu keterangan resmi polisi soal kecelakaan itu seperti dikutip dari gpblog.

Tes Bahrain akan berakhir pada Jumat (13/2). Pembalap 19 tahun itu masih punya kesempatan untuk menjawab rasa penasaran publik soal.kondisi fisiknya. (r)

 

Tag

Terpopuler

Terkini