WRC 2026 Swedia: Toyota Gazoo Racing Menggila, Sapu Bersih Posisi 1-2-3-4, Elfyn Evans Puncaki Klasemen!

Senin, 16/02/2026 09:43 WIB
bagas


Elfyn Evans, TGR-WRT, WRC 2026 (Foto: Red Bull)
Elfyn Evans, TGR-WRT, WRC 2026 (Foto: Red Bull)

Mobilinanews (Swedia) - Padang salju Swedia menjadi saksi bisu keperkasaan tim Toyota Gazoo Racing World Rally Team (TGR-WRT) akhir pekan ini, tepatnya pada seri putaran kedua FIA World Rally Championship (WRC) 2026.

Elfyn Evans bersama navigatornya, Scott Martin, berhasil mengamankan kemenangan gemilang di Rally Sweden yang sekaligus mengantarkan mereka ke puncak klasemen sementara WRC 2026.

Kemenangan ini bukan sekadar perayaan individu bagi Evans, melainkan demonstrasi kekuatan kolektif Toyota yang berhasil menyapu bersih posisi empat besar, pencapaian langka yang terakhir kali dirasakan oleh pabrikan Citroen pada tahun 2010 silam.

Evans memulai hari terakhir dengan modal keunggulan 13,3 detik. Dengan ketenangan luar biasa, pereli asal Wales ini mengendalikan jalannya balapan di tiga tahapan terakhir yang tertutup salju tebal.

Meskipun rekan setimnya, Takamoto Katsuta, terus memberikan tekanan, Evans mampu tampil konsisten, menjaga jarak dan menyegel kemenangan ketiganya di Swedia dengan selisih 14,3 detik.

Ekspresi lega terpancar dari wajah Evans saat menyentuh garis finis. Ia mengakui adanya kekhawatiran mengenai kondisi lintasan di tahap akhir, namun dukungan tim yang solid membuatnya mampu tampil maksimal.

Baginya, keberhasilan Toyota mengunci posisi 1-2-3-4 memberikan rasa bangga yang luar biasa bagi seluruh kru. Kemenangan ini pun melambungkan Evans ke posisi teratas klasemen pembalap, unggul 13 poin dari rekan setimnya, Oliver Solberg.

“Jelas saya merasa sangat senang dan lega saat ini. Terima kasih kepada tim, mereka telah melakukan pekerjaan yang luar biasa lagi, dan hasil Toyota 1-2-3-4 ini rasanya luar biasa,” ungkapnya mengutip keterangan resminya, Senin (16/2/2026).

Takamoto Katsuta harus puas di posisi kedua meski sempat memimpin di beberapa stage. Oleh sebab itulah, Katsuta mengakui rasa kecewanya karena gagal mengonversi kecepatannya menjadi kemenangan perdana di ajang WRC.

Ia bertekad untuk terus belajar dari kesalahan, terutama terkait performanya pada hari Sabtu yang dianggapnya kurang maksimal. Menyusul di posisi ketiga, pemuda berbakat Sami Pajari melengkapi podium "All-Toyota" setelah tampil konsisten sepanjang balapan.

Nasib kurang beruntung dialami oleh Oliver Solberg yang harus puas finis di posisi keempat. Sempat memimpin di awal laga, insiden ban pecah akibat keluar jalur pada hari Jumat menghancurkan asanya untuk meraih podium utama.

Sementara itu, Hyundai Motorsport harus melewati akhir pekan yang berat, di mana Adrien Fourmaux menjadi wakil terbaik mereka di posisi kelima, diikuti oleh Thierry Neuville yang meski frustrasi dengan keseimbangan mobilnya.

Keberhasilan di Swedia ini memperlebar jarak Toyota di klasemen pabrikan menjadi 52 poin di atas Hyundai. Kini, fokus seluruh tim beralih dari dinginnya salju Skandinavia menuju tantangan ekstrim di benua Afrika.

Ajang legendaris Safari Rally Kenya yang menjadi seri putaran ketiga FIA WRC 2026 telah menanti pada 12 hingga 15 Maret mendatang, di mana ketangguhan mesin dan mental para pembalap akan kembali diuji di lintasan yang jauh lebih ganas.

Tag

Terpopuler

Terkini