Mobilinanews (Bahrain) - Deru mesin Formula 1 (F1) musim 2026 mulai memanas seiring berakhirnya sesi tes pramusim kedua di Bahrain. Namun, ada pemandangan menarik yang tertangkap dari radar pemantauan tim-tim papan atas.
Menjelang balapan pembuka di GP Australia pada 6-8 Maret 2026 mendatang, Prinsipal Tim McLaren, Andrea Stella, memberikan analisis tajam yang cukup mengejutkan mengenai peta persaingan terbaru.
Alih-alih mengkhawatirkan dominasi Red Bull yang selama bertahun-tahun menjadi momok menakutkan, McLaren justru secara terang-terangan menunjuk Ferrari dan Mercedes sebagai dua rival utama yang paling diwaspadai.
Meski sejak awal Stella memperingatkan para pengamat untuk tidak terlalu terobsesi dengan catatan waktu di papan klasemen tes, data yang terkumpul dari Bahrain International Circuit tampaknya memberikan sinyal yang tak bisa diabaikan.

Stella mengakui bahwa indikasi awal kini telah terkonfirmasi secara nyata melalui performa konsisten di lintasan di beberapa tes pra-musim sebelumnya. Sehingga, dalam pandangannya, Ferrari dan Mercedes adalah tim yang harus dikalahkan saat ini.
Meski mengakui kedua rivalnya itu memiliki sedikit keunggulan. Namun, sebagai kepala tim, Stella tetap optimis bahwa skuad "Papaya" berada dalam posisi yang sangat mengancam di dalam grup empat besar dan tidak tertinggal jauh di belakang.
"Dalam hal memahami urutan kompetitif, saya bisa katakan bahwa tes ini telah mengkonfirmasi bahwa Ferrari dan Mercedes tampak sebagai tim yang harus dikalahkan," ujar Stella mengutip siaran resmi F1, Rabu (25/2/2026).
"Saya rasa McLaren tidak jauh tertinggal, senang melihat kami menjadi bagian dari grup empat besar, namun saya pikir kedua tim tersebut (Ferrari dan Mercedes) tampaknya telah menunjukkan sedikit keunggulan,” sambungnya.
Kepercayaan diri McLaren ini didukung oleh performa solid mobil terbaru mereka, MCL40. Stella mengungkapkan rasa puasnya terhadap keandalan mobil yang mampu melahap seluruh program pengujian tanpa kendala berarti.
Dari aspek fungsionalitas hingga simulasi balap, semua poin dalam rencana tim berhasil diselesaikan dengan sukses. Dengan pemahaman mendalam terhadap karakter MCL40, McLaren merasa telah siap menghadapi tantangan nyata di Melbourne.

Bahkan, keandalan ini memungkinkan para teknisi untuk menggali lebih dalam potensi kendaraan mereka, melakukan optimasi aerodinamika, hingga memaksimalkan unit tenaga yang menjadi faktor krusial dalam regulasi baru musim 2026.
"Mobil berperilaku cukup andal, kami hampir menyelesaikan semua poin pengujian yang telah direncanakan, mulai dari aspek fungsionalitas, keandalan, hingga dari sudut pandang kemampuan balap (race-ability),” jelasnya.
"Hal ini memungkinkan kami untuk menempuh banyak putaran dan mendapatkan banyak pembelajaran, dan saya rasa kami berada pada titik di mana kami dapat mengatakan bahwa potensi mobil telah relatif dipahami dan dimanfaatkan,” pungkas Stella.
Mereka kini berdiri di ambang musim baru dengan target yang jelas, mematahkan dominasi Ferrari dan Mercedes yang tengah naik daun, sambil membuktikan bahwa peta kekuatan F1 telah benar-benar berubah, meninggalkan era dominasi tunggal yang lama mereka takuti.