MotoGP 2026 Brasil: Bicara Data, Veda Ega `Si Kecil` Pratama Punya Peluang Tarung di Zona Podium

Jum'at, 20/03/2026 07:49 WIB
Rulin purba


Veda Ega Pratama (Indonesia/Honda Team Asia). (Foto: ist)
Veda Ega Pratama (Indonesia/Honda Team Asia). (Foto: ist)

mobilinanews (Brasil) - Tidak berlebihan kalau fans Veda Ega Pratama berharap pembalap Indonesia di ajang Moto3 itu bisa tembus 3 Besar alias podium di GP Brasil akhir pekan ini.

Itu target realistis buat Ega berdasarkan performa diri dan motornya sejak tes pra musim dan puncaknya pada GP Thailand dengan hasil finish P5 dengan torehan 11 poin perdana dalam penampilan debutnya.

Sangat langka seorang pembalap ruki mencatatkan hasil seperti itu, terlebih usia Ega pun baru 17 tahun dan mengendarai Honda yang notabene selama ini belum berhasil jadi rival regular KTM di papan atas Moto3.

Dan pada usia segitu, bos Honda Team Asia Hiroshi Aoyama menyebut kedewasaan Vega sudah melebihi usianya. Pastinya, sikap profesionalisme Vega sudah semakin terbentuk kala ia terpilih masuk skuad atlet Red Bull yang kali pertama buat atlet Indonesia.

Itu sebabnya harapan podium yang digaungkan penggemar Ega diyakini justru akan jadi penyemangat sendiri, bukan beban psikologis seperti dikhawatirkan.

Setibanya di Sirkuit Ayrton Senna yang menggelar seri Brasil itu, Ega pun sangat bersemangat mempersiapkan diri dengan persiapan awal dengan mempelajari lay out dan karakter lintasan untuk selanjutnya menentukan racing line ideal.

"Ini trek baru, tantangannya sama buat semua pembalap. Saya sendiri sangat percaya diri berkat hasil perdana di Thailand. Saya optimistis dan akan mencoba lebih baik lagi," kata Ega yang masuk seri Brasil mendapat julukan ala Latin dari timnya.

Ya, namanya kini disebut jadi Veda Ega "O'Vedinha" Pratama. O'Vedinha dalam bahasa Portugis (yang jadi bahasa Brasil) berarti Si Kecil, namun dalam makna positif yang umumnya dikonotasilan dengan kecerdikan dan kegesitan.

Harapan tarung di zona podium Brasil pun bukan sekadar Harapan. Jika data di GP Thailand jadi rujukan maka peluang Si Kecil terbuka finish di zona podium.

Di raceday Thailand silam, Ega sempat beberapa saat (dari lap 7 hingga 10) bertarung di Grup 3 Besar sebelum kembali ke posisi 5 sebagaimana starting grid-nya.

Finish P5, ia terpaut selisih waktu 9,687 detik dari David Alamansa (KTM) yang menjadi juara. Namun dengan pembalap terakhir di podium, Valentin Perrone dari tim elit Red Bull KTM Tech3, Ega hanya berjarak 0,207 detik. Kekalahan dari Verrone hanya karena beda top speed. Verrone punya top speed 240 kpj, sedangkan Vega punya catatan terbaik hanya 238,9.km per jam. Artinya Ega kalah kisaran 1,1 km hanya untuk trek.lurus itu.

Pastinya pasukan teknis bawahan Aoyama sudah mengolah data race Thailand soal plus dan minusnya Vega dimana dan apa yang harus dilakukan remaja tersebut di Brasil yang cuacanya saat race nanti diperkirakan panas srperti halnya Thailand.

Ya, di atas kertas tantangan tarung di zona podium memang terbuka ditilik dari hasil di Thailand. Pada Jumat (20/3) ini Ega akan lakoni dua sesi.latihan dan selanjutnya kualifikasi pada sesi Sabtu.

Jika ia sukses lagi mendapatkan posisi start 5 Besar, maka bolehlah penggemar Ega berharap bisa melihat jagoannya bermain untuk berjuang meraih podium tanpa bermaksud memberikan beban kepada rider belia itu.

 

 

 

 

Tag

Terpopuler

Terkini