Mental Petarung! Diva Ismayana dan M Zidane Amankan Poin Krusial di Seri 6 FMSCT Thailand

Senin, 27/04/2026 09:02 WIB
bagas


Diva Ismayana #26 - Ducati MX Team Indonesia (Foto: Ducati Indonesia)
Diva Ismayana #26 - Ducati MX Team Indonesia (Foto: Ducati Indonesia)

Mobilinanews (Thailand) - Lintasan Prachin Buri, Thailand, menjadi saksi bisu perjuangan emosional Ducati MX Team Indonesia pada seri putaran keenam ajang FMSCT Thailand Motocross 2026 yang digelar Minggu, 26 April 2026 kemarin.

Balapan ini bukan sekadar mengejar poin, melainkan pembuktian mentalitas juara setelah badai cedera menghantam tim.

Diva Ismayana, sang pembalap asal Bali, sukses mencuri perhatian melalui aksi comeback yang luar biasa setelah sebelumnya harus menepi selama empat putaran akibat dislokasi bahu pada seri pembuka.

Memulai balapan dari posisi ketujuh, pembalap bernomor start 26 itu perlahan namun pasti mulai merangkak naik. Di atas kendali Ducati Desmo450 MX, Diva menunjukkan teknik balap yang agresif namun tetap konsisten untuk menyalip lawan satu per satu.

Meskipun sempat tertinggal cukup jauh dari rombongan terdepan karena intensitas duel di barisan tengah, ia berhasil mengamankan podium ketiga. Keberhasilan ini memberinya tambahan 15 poin yang kini menempatkannya di posisi ke-14 klasemen sementara.

Diva Ismayana #26 Podium Ketiga - Ducati MX Team Indonesia (Foto: Ducati Indonesia)

“Saya sangat bersyukur bisa kembali balapan di Thailand dan langsung naik podium. Perjalanan saat pemulihan tidak mudah, jadi hasil ini terasa sangat spesial,” ungkap Diva dalam keterangannya kepada MobilKomersial.com, Minggu (26/4/2026).

Kisah heroik lainnya datang dari rekannya, M Zidane. Nasib kurang beruntung menghampirinya tepat setelah bendera start dikibarkan, di mana sebuah insiden tabrakan dengan pembalap lokal Thailand membuat motornya mengalami kerusakan.

Atas insiden tersebut ia harus terlempar ke posisi paling buncit. Namun, disinilah mentalitas petarung Zidane diuji. Selama 25 menit ditambah dua putaran, ia memacu motornya hingga batas maksimal untuk menembus posisi sepuluh besar. 

Kegigihan ini membuatnya tetap kokoh di peringkat 10 klasemen sementara dengan total koleksi 38 poin. Zidane mengakui bahwa hasil tersebut memang belum ideal, namun ia memilih untuk tetap menekan hingga garis finis demi kehormatan tim.

“Saya sempat kehilangan banyak waktu setelah insiden di awal balapan, tetapi saya memilih tetap fokus dan tetap menekan sampai akhir. Hasil ini memang belum ideal, tapi perjuangan tim hari ini luar biasa,” terang Zidane.

Performa gemilang kedua rider ini mendapat apresiasi tinggi dari manajemen tim. Johny Pranata selaku Team Manager menegaskan bahwa keberhasilan mereka dari keterpurukan adalah cerminan karakter kuat yang dimiliki Ducati MX Team Indonesia.

“Kami bangga dengan performa kedua rider hari ini. Diva menunjukkan comeback luar biasa dengan meraih podium ketiga, sementara Zidane memperlihatkan mental fighter usai insiden. Ini hasil yang menunjukkan karakter kuat tim kami,” ujar Johny.

M Zidane #404 - Ducati MX Team Indonesia (Foto: Ducati Indonesia)

Di sisi lain, Jimmy Budhijanto sebagai Team Principal juga tetap memberikan catatan evaluasi, terutama mengenai kendala teknis saat sesi kualifikasi yang berdampak pada posisi start yang kurang strategis.

Bagi Jimmy, putaran keenam ini adalah pelajaran berharga bagi tim, tidak hanya dalam soal kebangkitannya usai mengalami badai cedera, tetapi juga untuk terus melakukan perbaikan agar tampil lebih kompetitif pada seri-seri mendatang.

“Saya cukup puas dengan kerja tim, meskipun sempat ada beberapa kendala teknis saat sesi kualifikasi yang membuat posisi start kedua pembalap menjadi kurang ideal,” ungkap Jimmy dalam kesempatan yang sama.

“Dimana posisi start yang strategis sudah diisi oleh pembalap-pembalap yang lebih cepat di sesi kualifikasi kemarin. Namun demikian, dari putaran ini kami akan terus belajar dan melakukan evaluasi agar kedepannya kami bisa tampil lebih baik lagi,” pungkasnya.

Tag

Terpopuler

Terkini