MotoGP 2026 Prancis: KTM Tech3 Panggil Jonas Folger, Gantikan Maverick Vinales Yang Masih Cedera

Rabu, 06/05/2026 10:23 WIB
bagas


Jonas Folger Gantikan Maverick Vinales di MotoGP 2026 Prancis (Foto: KTM)
Jonas Folger Gantikan Maverick Vinales di MotoGP 2026 Prancis (Foto: KTM)

Mobilinanews (Prancis) - Paddock MotoGP di Le Mans pekan ini akan menyambut wajah yang sudah tidak asing lagi. Red Bull KTM Tech3 secara resmi menunjuk Jonas Folger untuk mengisi kekosongan kursi balap mereka pada seri kelima MotoGP 2026 di Prancis.

Langkah ini diambil setelah salah satu rider utamanya, Maverick Vinales dipastikan absen karena proses pemulihan pasca-operasi bahu kiri yang ternyata membutuhkan waktu lebih lama dari perkiraan semula

Meskipun Vinales menunjukkan progres positif setelah naik meja hijau, seri kelima musim ini dinilai terlalu dini bagi pembalap bernomor start #12 tersebut. Keputusan pahit ini diambil setelah Vinales mengunjungi Red Bull Athlete Performance Centre (APC) pekan lalu.

Berdasarkan evaluasi medis dan fisik di pusat performa tersebut, ia disarankan untuk memperpanjang masa istirahat guna memastikan dirinya kembali ke atas motor KTM RC16 dalam kondisi kebugaran 100 persen.

Dengan hal itu, kekecewaan tentu menyelimuti Vinales, yang sejak awal menargetkan Le Mans sebagai titik baliknya musim ini. Namun, ia memilih untuk bersikap realistis demi karir jangka panjangnya.

Maverick Vinales #12 - KTM Tech3 (Foto: KTM)

“Saya telah bekerja keras sejak operasi untuk pulih sepenuhnya dan selalu menjadikan Le Mans sebagai target balapan untuk kembali,” ungkap rider berjuluk ‘Top Gun’ tersebut mengutip keterangannya, Rabu (6/5/2026).

“Namun, setelah mengunjungi APC minggu ini, saya diberitahu bahwa saya belum cukup kuat untuk kembali menunggangi motor. Meskipun kecewa, saya paham bahwa kembali ke kekuatan penuh adalah hal terpenting,” sambung Vinales.

Kondisi ini memaksa tim satelit KTM tersebut memutar otak, terlebih dengan Pol Espargaro yang juga masih dalam masa pemulihan akibat kendala saat latihan. Pilihan akhirnya jatuh kepada Jonas Folger, pembalap penguji yang memiliki sejarah panjang dengan kru Tech3. 

Pembalap berusia 32 tahun ini bukanlah orang baru di kelas utam, ia mencatatkan seluruh 19 start MotoGP-nya bersama tim ini, termasuk raihan podium legendaris di GP Sachsenring pada 2017 lalu.

Bagi Folger, tugas ini merupakan tantangan teknis yang masif. Mengendarai motor prototipe modern seperti KTM RC16 di tengah persaingan MotoGP yang semakin ketat memerlukan adaptasi instan terhadap perangkat aerodinamika dan elektronik yang sangat kompleks.

“Pertama-tama, saya berharap Maverick segera pulih dengan kuat. Secara pribadi, saya sangat senang bisa kembali bersama rekan-rekan di Tech3. Le Mans akan menjadi tantangan besar setelah bertahun-tahun absen dari balapan,” tuturnya.

“Kembali ke atas motor berarti saya harus beradaptasi dengan cepat dan belajar banyak sepanjang akhir pekan. Ini pasti akan sulit, tetapi saya percaya hal positifnya lebih besar daripada kesulitannya," kata Jonas Folger menyambut tantangan tersebut.

Enea Bastianini #23 - KTM Tech3 (Foto: KTM)

Menanggapi situasi tersebut, Pit Beirer, Direktur Motorsport KTM, mengapresiasi kesediaan Folger untuk terjun ke medan tempur di saat darurat. Baginya, keputusan mengistirahatkan Vinales adalah langkah paling bijak demi menjaga potensi sang pembalap di masa depan.

"Ini bukan keputusan mudah bagi Maverick, tetapi kami sepenuhnya memahami keinginannya untuk kembali ke paddock saat ia benar-benar siap balapan,” terangan dalam kesempatan yang sama.

“Untuk Le Mans, kami berterima kasih kepada tim Tech3 yang bisa memanggil Jonas, dan kami senang dia menerima tantangan ini. MotoGP sangat ketat, kompetitif, dan kompleks bagi para pembalap, jadi rasa hormat yang besar untuk Jonas,” tutur Beirer.

Dengan absennya Vinales, Folger akan bahu-membahu bersama Enea Bastianini di pitbox Red Bull KTM Tech3.

Fokus utama tim di Prancis nanti adalah memberikan dukungan teknis maksimal agar Folger dapat segera menemukan ritme balapnya, sembari mengumpulkan data penting untuk pengembangan motor di tengah absennya dua pembalap utama mereka.

Tag

Terpopuler

Terkini