mobilinanews (Jerman) - Marc Marquez benar-benar bersemangat menyongsong balapan utama GP Jerman di Sirkuit Sachsenring pada Minggu (12/7). Katanya, ini harus menjadi harinya Ducati.
Ia mengesampingkan Aprilia pada race berdurasi 30 laps besok. Ducati ia yakini akan dominan di baris depan.
"Mereka bukan ancaman. Besok harus jadi harinya Ducati. Saat di Assen (GP Belanda) itu adalah harinya Aprilia (memborong finisher terdepan). Maka.besok adalah giliran Ducati," ucapnya.
Keyakinan itu diucapkan MM93 usai kemenangan pada sesi sprint race GP Jerman pada Sabtu (11/7). Start dari pole position, Marquez menyelesaikan 15 putaran lomba tanpa perjuangan berat meski pembalap Ducati lain coba mengganggunya. Hasil akhirnya, ia bersama Alex Marquez (Gresini Ducati) dan Fabio Di Giannantonio memborong posisi podium setelah sama-sama mengawali balapan dari baris terdepan.
Besok pada main race, mereka bertiga masih akan start dari posisi yang sama. Dengan keyakinan ketiganya juga akan menundukkan skuad Aprilia yang tanpa Marco Bezzecchi yang tengah cidera. Sementara para joki Aprilia akan start dari starting grid 4 (Raul Fernandez), 5 (AI Ogura) dan 7 (Jorge Martin).
Keyakinan Marquez berlandaskan karakteristik sirkuit Sachsenring yang lebih menguntungkan Ducati Desmosedici ketimbang Aprilia RS-GP.
"Di Assen mereka lebih jimawa karena treknya terdiri dari banyak tikungan cepat. Di Sachsenring sebaliknya, tak banyak lintasan cepat. Yang dominan adalah lintasan stop and go dan itu membuat perbedaan (performa) pada Aprilia," tandasnya.
Mendapuk 12 poin sebagai juara sprint, peringkat Marquez di klasemen belum bergerak dari urutan kelima. Tapi, pengejarannya dalam perburuan poin semakin menarik karena kini hanya tertinggal selisih 32 poin dengan Martin selaku.pemimpin sementara klasemen.
Dengan asumsi besok Marquez akan meraih kemenangan kali ke-10-nya di Sachsenring maka dipastikan selisih itu akan kembali terkuras yang artinya peluang Marquez berjibaku dalam perburuan gelar 2026 semakin besar.
Jika besok Marquez memetik poin penuh, 25, maka poinnya menjadi 190, melebihi poin Bezzecchi 186 di peringkat 2 klasemen. Tapi, siapa yang akan menggantikan posisi Bezzecchi di P2 klasemen sementara tidak otomatis milik Marquez.
Bisa juga menjadi milik Fabio Di Giannantonio asalkan ia finish kedua di belakang Marquez. Jika demikian maka total poin Giannantonio menjadi 204. Ia bahkan berpotensi menggusur Martin di puncak klasemen jika besok Martin gagal.meraih setidaknya 7 poin.
Bila skenario itu berhasil maka barangkali itulah yang dimaksud Marquez sebagai Hari Ducati. (*)