MotoGP 2026: Dampak Perang Timur Tengah, Malaysia Berpeluang Gelar 2 Seri Balap MotoGP

Rabu, 12/08/2026 21:38 WIB
Rulin purba


MotoGP di Sirkuit Sepang, bakal main dua kali pada tahun ini? (Foto: motogp)
MotoGP di Sirkuit Sepang, bakal main dua kali pada tahun ini? (Foto: motogp)

monilinanews (Spanyol) - Balap F1 seri Bahrain sudah pasti dihelat di Sirkuit Sepang, Malaysia. Berikutnya, negeri jiran itu juga berpotensi menggelar dua seri balap MotoGP secara beruntun, yakni GP.Malaysia dan Qatar.

Pada kalender balap F1 tahun ini terdapat 4 negara Timur Tengah yang jadi penyelenggara, yakni Bahrain, Arab Saudi, Qatar dan Abu Dhabi/UEA). 

Seri Arab Saudi resmi batal sedangkan Bahrain dipindahkan ke Sepang dengan titel tetap sebagai GP Bahrain pada 4 Oktober. Untuk seri Qatar dan Abu Dhabi bisa dipastikan bakal batal jika perang Iran vs AS/Israel terus berkecamuk. Untuk 2 seri ini manajemen F1 menanti situasi hingga September untuk mengambil keputusan.

Hal sama menerpa serial balap MotoGP. Hanya saja masalahnya tak sepelik F1 karena hanya satu seri yang berlangsung di Timur Tengah, yakni GP Qatar pada 6-8 November.

Direktur Sport MotoGP Group Carlos Ezpeleta berharap jadwal itu bisa terlaksana sesuai jadwal. Namun, kalau harus batal maka pengaruhnya tidak terlalu besar karena hanya menyangkut satu seri balap.

"Kami harap.bisa penuh 22 seri sesuai jadwal. Tapi, jika hanya bisa terlaksana 21 seri, saya kira sudah bagus dan tidak menjadi gangguan besar," kata putra pendiri Dorna Sport Carmelo Ezpeleta itu kepada motorsport.com Italia.

Meski demikian, katanya, pihaknya tetap mencari solusi jika GP Qatar tetap harus diselenggarakan. Masalahnya menjadi pelik jika kejuaraan pengganti digelar di sirkuit Eropa. Sebab terkait dengan logistik, cuaca  dan safety karena tak banyak sirkuit yang siap sebagai.pengganti. Solusi.lain adalah mengubah jadwal seri Portugal dan Valencia di akhir kompetisi.dan memasukkan Qatar untuk menghelat tiga seri beruntun.

Ezpeleta menyebut tetap berkomunikasi dengan Qatar dan pihak terkait. Namun, pihaknya juga menyiapkan alternatif yang lebih mudah dalam hal penyelenggaraan, yakni memindahkan seri Qatar ke Malaysia seperti dilakukan F1 pada GP Bahrain.

"Tidak terlalu rumit jika melaksanakan dua balapan ganda di satu sirkuit seperti terjadi pada masa Covid-19, mungkin Sepang," tandasnya. 

MotoGP Malaysia berlangsung pada 1 November. Sedangkan jadwal resmi GP Qatar adalah 6-8 November. Artinya, alternatif tersebut paling sederhana karena tak ada masalah pada logistik dan jadwal. 

Bila seri Qatar jadi ke Sepang maka dalam kurin waktu sekitar sebulan Malaysia akan menggelar 3 ajang balap dunia dengan berbagai keuntungan di baliknya. (*)

Tag

Terpopuler

Terkini