mobilinanews (Jakarta) - PT Indomobil Emotor Internasional telah menunjukkan komitmen terhadap pengembangan industri kendaraan listrik di Indonesia. Indomobil eMotor kini telah memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 50 persen.
Capaian tersebut berada di atas standar minimum 40 persen yang menjadi acuan bagi kendaraan untuk memenuhi tingkat komponen dalam negeri.
CEO PT Indomobil Emotor Internasional, Pius Wirawan, mengatakan bahwa pengembangan kendaraan listrik tidak cukup hanya dengan menghadirkan produk ke pasar.
Menurutnya, diperlukan fondasi industri, jaringan penjualan, serta dukungan purna jual yang dapat memberikan kepastian kepada konsumen dalam jangka panjang.
“Bagi kami, membangun ekosistem kendaraan listrik bukan hanya tentang menghadirkan motor listrik. Kami juga perlu memastikan proses produksinya melibatkan industri dalam negeri, produknya sesuai dengan karakter penggunaan di Indonesia,” ujar Pius Wirawan.
Seluruh lini motor listrik Indomobil eMotor saat ini dirakit di fasilitas National Assembler (NA) yang berlokasi di Jalan Raya Bekasi KM 18, Jatinegara, Cakung, Jakarta Timur.
Melalui proses perakitan di dalam negeri serta keterlibatan komponen lokal, Indomobil eMotor berhasil mencapai TKDN sebesar 50 persen.
Capaian ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk mengambil peran lebih besar dalam perkembangan industri kendaraan listrik nasional sekaligus mendukung pertumbuhan ekosistem manufaktur kendaraan listrik di Indonesia.
“Indomobil memiliki pengalaman panjang dalam industri otomotif nasional. Pengalaman tersebut menjadi salah satu fondasi kami dalam mengembangkan Indomobil eMotor dengan pendekatan yang tidak hanya berorientasi pada penjualan produk, tetapi juga pembangunan industri serta pelayanan kepada konsumen,” tukas Pius.
Selain aspek produksi, Indomobil eMotor juga mengembangkan lini produknya dengan mempertimbangkan karakter penggunaan kendaraan di Indonesia.
Kondisi jalan, kebutuhan jarak tempuh, mobilitas perkotaan, hingga perjalanan yang lebih beragam menjadi beberapa pertimbangan dalam pengembangan produk.
Saat ini, Indomobil eMotor memiliki beberapa pilihan motor listrik, mulai dari QT, QT Pro, Adora, Sprinto, Tyranno, hingga Tyranno X. Setiap model membawa karakter penggunaan serta kemampuan yang berbeda untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang semakin beragam.
Pendekatan tersebut dilakukan agar kendaraan listrik tidak hanya relevan secara teknologi, tetapi juga dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia sehari-hari.
Saat ini, Indomobil eMotor telah didukung oleh 156 jaringan dealer yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Kehadiran jaringan tersebut memberikan akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi produk, melakukan pembelian, memperoleh layanan perawatan, hingga mendapatkan dukungan teknis.
Pengembangan jaringan dealer menjadi bagian penting dari strategi Indomobil eMotor mengingat adopsi kendaraan listrik membutuhkan dukungan ekosistem yang dapat dijangkau oleh konsumen.