motorinanews – Semakin padatnya arus kendaraan roda dua keluar masuk Jakarta dari kota – kota penyanggah seperti Depok, Bogor, Tangerang dan Bekasi turut menjadi fokus utama Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok).
Hal ini diumumkan langsung oleh Ahok pada Senin 4 Januari 2015 di Balai Kota Jakarta. Caranya dengan menambah jumlah Angkutan Penghubung Terintegrasi Busway (APTB). Saat pengumuman dilakukan Ahok menyebut, sejumlah APTB telah melayani warga Bekasi dan Tangerang yang mencari nafkah atau bekerja di Jakarta.
Berikut jumlah APTB juga diberikan dan dioperasionalkan untuk kebutuhan masyarakat Depok dan Bogor yang bekerja di Jakarta.
Berdasarkan informasi di situs ahok.org, Senin Januari 2015 (link di sini), disebutkan Pemda DKI tengah mengupayakan 2.000 unit bus tambahan termasuk untuk keperluan tersebut. Rencananya pengelolaan bus-bus APTB tersebut akan berada di bawah manajemen TransJakarta.
Cara pengalihan moda transportasi pribadi ke angkutan umum ini dilakukan dengan diberlakukan harga tiket murah yaitu Rp 3.500 per perjalanan. “Jika cara ini belum cukup ampuh, pemerintah DKI menawarkan bagi warga Bodetabek yang bekerja di Jakarta untuk membuka rekening di Bank DKI. Selain bisa dipergunakan untuk pembayaran gaji, maka pemilik buku rekening Bank DKI bisa naik APTB gratis,” kata Ahok.
Menurut Pengamat dan Praktisi Otomotif Roda 2, Paulus S Firmanto, kebijakan ini justru dalam upaya meningkatkan keselamatan berlalu lintas.
“Sebenarnya jika ada pilihan yang lebih nyaman dan murah, saya pikir masyarakat akan dengan senang hati berpindah dari model kendaraan transportasi roda dua ke bus. Apalagi biaya transportasinya cukup murah dan terjangkau. Jika kita peduli keselamatan, maka kita pasti sepakat keselamatan kerja dimulai dari keselamatan menuju ke tempat kerja,” kata Paulus.
Bagaimana menurut, Bro Sis... (Info grafis: Derry)