motorinanews (Bogor) – Tuntas sudah gelaran Grand Final Kejurnas Motocross 2015 di sirkuit GOR Pakansari kab. Bogor, Sabtu (28/11) dan Minggu (29/11). Sebanyak empat kelas kejurnas tuntas diselenggarakan; SE 65 CC, SE 85 CC, MX2 Junior dan kelas utama MX2.
Plus tujuh kejuaraan supporting race yang tidak kalah serunya, karena beberapa nama beken ada di situ. Sebutlah Doni Tata Pradita yang turun di kelas MX Junior Plus. Lalu ada dua legenda hidup Tonk Enk (Gapuraning Rahayu) dan Pieter Tanujaya (Viar VMX Racing) di kelas SE 125 CC EX Pro.
“Kejurnas Motocross 2015 berlangsung cukup baik, khususnya di kelas MX2 Junior yang tampil tidak kalah menawan dari para seniornya di kelas utama MX2. Secara skill, lap time dan kemampuan bertarung para kroser di kelas MX2 Junior nyaris sama dengan para pembalap di kelas MX2, bahkan ada yang lebih cepat dari pembalap di kelas MX2. Paling menonjol tentu Joshua Pattipi dari Papua yang berhasil menjadi juara nasional kelas MX2 Junior tahun ini,” kata Dudih Mulyadi, Humas dari event Grand Final ini.
Joshua Pattipi (Papua - Kawasaki VMX Emana Indonesia) Juara Nasional Kelas MX2 Junior 2015
Sebagai perwakilan dari panitia penyelenggara, Dudih memprediksi pertarungan kejurnas kelas MX2 tahun 2016 akan lebih seru dan ketat, karena beberapa pembalap dari kelas MX2 Junior akan naik ke kelas utama. “Tidak kalah pentingnya, kami berharap untuk kepengurusan IMI yang baru mendatang bisa mengembalikan tanggung jawab promotor ke level nasional, tidak kembali diserahkan kembali ke pengda –pengda seperti tahun 2015 ini,” pungkas Dudih.
Berikut hasil Grand Final Kejurnas Motocross 2014 di sirkuit GOR Pakansari, Kabupaten Bogor:



