Yamaha MX-King Tampil Dominan Di Kejurnas 150cc Di Sentul

Senin, 12/10/2015 05:26 WIB
redaksi


motorinanews (Sentul) – Kejuaraan nasional balapan motor kelas 150cc putaran kelima di sirkuit Sentul International, Sabtu (10/11) dan (11/10) menjadi salah satu kelas yang paling seru ditonton. Pasalnya hanya di kelas ini, penonton bisa melihat motor sport dan motor bebek sport bisa beradu cepat dari garis start ke finish dalam 10 lap.

Di kelas ini, para pembalap dari tim-tim Yamaha berhasil tampil dominan. Jika pada race 1, Tammy Pratama dari Yamaha YamalubeKYT FDR SND Racing (Jawa Barat) yang menjadi juara, maka pada race ke-2 giliran pembalap senior Hendriansyah dari tim Yamaha Nissin BRP KYT FDR Racing Team yang menjadi kampiun.

“Pada race 2, kunci kemenangan saya adalah menjaga ritme di lap-lap awal dan baru di pertengahan balapan saya mulai paksa maksimal hingga finish. Berbeda dengan race pertama, saya terus paksa dari awal,” kata pembalap berusia 33 tahun tersebut.

Kemenangan tim-tim Yamaha ini juga tidak terlepas dari intensitas riset pengembangan komponen-komponen racing yang dilakukan masing-masing tim.

“Sejak tahun 2011, kami telah mengajak tim-tim untuk belajar mengembangkan komponen balap motor injeksi. Tahun 2013, kami sudah mulai melepaskan mereka untuk lebih independen mengembangkan komponen balap. Kini, sudah banyak tim-tim kami yang berhasil mengembangkan komponen-komponen racing kompetitif, dan ini tentu lebih memudahkan tim mekanik mereka untuk melakukan riset,” kata Supriyanto, manajer motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing.

Uniknya, para pemenang di kelas 150cc kali ini para pengguna motor bebek sport Yamaha MX-King. “Saya lebih memilih MX-King dibanding R15, karena selain mesinnya sama, tapi bobotnya lebih ringan sekitar delapan kilogram,” imbuh Hendriansyah yang dalam aktivitas sehari-hari menggunakan mobil hatchback Nissan Latio.

Menurut pembalap bernomor start #76 tersebut, balapan kelas 150cc akan menjadi salah satu kelas utama kejurnas yang diperlombakan ke depan. Ia pun tidak mempersoalkan, jika kelas ini tetap menggabungkan motor sport dan bebek sport dalam satu kelas yang sama. “Intinya sih pada cc mesin yang lebih besar, jika para pembalap senior ingin lebih berkembang ke depan,” pungkasnya.

Selamat buat Hendriansyah dan Tammy Pratama. Angkat tinggi piala kebanggaanmu.

Tag

Terpopuler

Terkini