motorinanews – Korban jiwa akibat kecelakaan sepeda motor menjadi pemandangan lazim sehari-hari di negeri ini, meski demikian belum ada solusi tegas untuk mengatasinya.
“Kecelakaan sepeda motor seperti sudah menjadi menjadi hal biasa, padahal saat ini setiap jam rata-rata empat orang meninggal dunia di Indonesia karena kecelakaan bermotor. Sebuah angka yang mengkhawatirkan sebenarnya,” kata Dyan Dilato, instruktur balap supersport / superbike yang juga merupakan praktisi safety riding bersertifikat internasional.
Untuk mengurangi jumlah korban lalu lintas yang tragis ini, Dyan Dilato punya ide megah namun jitu.
“Diperlukan Instruksi Presiden langsung agar jumlah korban jiwa akibat kecelakaan sepeda motor dapat ditekan. Mengapa demikian? Hal ini karena setiap kabupaten mestinya memiliki taman lalu lintas dimana anggaran yang dibutuhkan tidaklah besar kurang dari Rp 2 miliar dan bisa diambil dari APBD. Sayangnya saat ini, banyak pemerintah daerah yang takut menggunakan anggaran. Itulang Inpres dibutuhkan,” kata pria yang telah menyandang gelar “Haji”.
Pembanguan taman lalu lintas setidaknya membutuhkan tanah sekitar 1.000 meter persegi, namun manfaatnya diyakini mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas. “Apalagi kalau dimasukkan ke dalam kurikulum pendidikan formal akan lebih baik lagi,” pungkas Dyan Dilato.
Bagaimana menurut Bro Sis… (sumber foto: bandungtraveler.com)