MotoGP 2017 : Gara-Gara Iannone, Redding Gerah di Ducati

Minggu, 18/06/2017 16:09 WIB |
Scott Redding mulai gerah di Ducati. (foto : MotoGP)
Scott Redding mulai gerah di Ducati. (foto : MotoGP)

mobilinanews (Italia) – Silly season alias bursa pembalap tahun depan mulai panas. Scott Redding yang tadinya adem-ayem saja di Pramac Ducati mendadak gerah karena terancam out.

Itu efek langsung dari isu-isu yang bertebaran di sekitar Andrea Iannone (Suzuki) yang satu-satunya pembalap tim pabrikan bermasalah di musim 2017 ini.

Meski durasi kontrak sampai akhir 2018, The Maniac terkesan tak betah di sana.
Sebaliknya, petinggi tim juga tak happy dengan performanya sejauh ini.

Salah satu opsi Iannone yang banyak dibahas adalah kembali ke tim awalnya, Pramac Ducati. Ia terbukti berkembang di tim satelit itu sehingga akhirnya terpakai oleh tim pabrikan Ducati dan selanjutnya mendarat di Suzuki.

Jika opsi itu sahih maka yang dikorbankan Ducati pastinya adalah Redding. Rider Inggris itu kalah bersaing dengan Danilo Petrucci yang sukses podium di Mugello.

Sebelumnya Redding juga kalah bersaing memperebutkan satu unit Desmosedici GP17 yang diberikan pabrikan buat Pramac. Petrucci geber motor  spek sama dengan Andrea DoviziosodanJorge Lorenzo. Redding kebagian jatah GP16 sebagaimana juga dipaki Alvaro Bautista dan Hector Barbera di tim Aspar Ducati.

Soal itu ia hanya bisa pasrah. Prioritasnya bertahan di Pramac, namun itu tergantung apakah tim masih butuh dirinya atau tidak.

”Keputusan bukan di tangan saya.Jika diteruskan saya sangat senang. Jika tidak, saya harus segera cari langkah selanjutnya,” ujar runner up Moto2 musim 2013 itu. (andro)