F1 Inggris 2017 : Raikkonen Pasrah Pada Keputusan Ferrari

Minggu, 16/07/2017 16:26 WIB |
Kimi Raikkonen, kritik kebijakan Ferrari yang prioritaskan Vettel. (foto : Ferrari)
Kimi Raikkonen, kritik kebijakan Ferrari yang prioritaskan Vettel. (foto : Ferrari)

mobilinanews (Silverstone) – Sukses start front row pada GP Inggris di Sirkuit Silverstone, Minggu (16/7) ini belum membuat Kimi Raikkonen keluar dari rasa galaunya. Terkait kontrak di tim Ferrari yang kadaluarsa di akhir tahun ini.

Bukan rahasia lagi kalau big boss Ferrari, Sergio Marchionne tidak puas dengan performa Raikkonen. Driver Finlandia itu, saat ini hanya bercokol di 5 besar klasemen dengan poin 83, tak sampai separoh dari koleksi rekan setim, Sebastian Vettel (171).

Juga kalah telak dari perolehan pebalap kedua Mercedes,Valtteri Bottas, sebagai pesaing utama musim ini. Bottas sudah mendulang 136 poin.

Ketimpangan itu membuat Ferrari kini tertinggal 33 poin dari Mercedes dalam klasemen konstruktor. Berbagai isu berkembang soal calon penggantinya musim 2018, macam Daniel Ricciardo, Max Verstappen, Nico Rosberg dan Fernando Alonso.

Menyikapi situasi ini, juara dunia 2007 itu, hanya bisa pasrah dan menunggu. “Untuk jelasnya tanya pada Ferrari. Orang-orang membuat ini jadi isu besar, tapi saya sama sekali tak tertekan.Hidup saya bukan sekadar berada di sini dan menjawab pertanyaan,” katanya.

Soal performa sejauh ini, pebalap berjuluk The Ice Man ini mengaku dirinya sendiri kurang puas.

“Beberapa race berjalan tak mulus dan saya tak bisa mengubah itu. Saya tak tahu berapa seharusnya poin yang didapat, tapi seharusnya lebih dari saat ini. Saya punya kecepatan di lintasan, tapi kadangkala itu saja tak cukup,” imbuh Raikkonen.

 Secara halus, Kimi menyindir kebijakan tim Ferrari yang memprioritaskan Vettel ketimbang dirinya, macam kasus GP Monako yang gagal ia menangi akibat intervensi dan strategi tim. (andro)