PP IMI Di-Bully Di Sosmed Komunitas Balap Motor

Sabtu, 25/04/2015 08:30 WIB |
Motor yang siap beraksi di sirkuit, terpaksa harus bersiap kembali dinaikkan ke truk dibawa ke Jakarta
Motor yang siap beraksi di sirkuit, terpaksa harus bersiap kembali dinaikkan ke truk dibawa ke Jakarta

mobilinanews.com (Sentul) – Gara-gara dianggap membatalkan sepihak event seri ke-2 IRS Sentul, PP IMI ramai-ramai dibully komunitas balap motor. Mereka menganggap ada interest khusus berbau kepentingan kelompok tertentu dengan pembatalan event balap motor khusus motor supersport itu.

Macam-macam ungkapan kekecewaan dilontarkan dalam media facebook.

 “Pertama dalam sejarah 5 tahun IRS berjalan. Memalukan,” ujar Angga Kurniawan.

“Saya hanya penikmat balap. Saya yakin ini ambisi pengurus yang juga promotor yang ingin event bebek kasta tinggi tetap jalan,” sahut Kenang Surya Aditama.

“Dah.. ikut OMR aja. Pabrikan kok yang punya duit,” sebut Mashim Maximo.

“Duh sinetronnya kok makin aneh-aneh aja ya,” timpal Antonius Yuliyanto.

“Kita harusnya gak jadi pelanduk. Kalau 2 gajah bertarung, pebalap Indonesia susah bersatu, dari dulu,” sentil Mashim Maximo.

“Pengurus yang juga promotor bebek kasta tinggi, kebakaran jenggot eventnya tak kunjung terselenggara gara-gara tak punya sponsor dan ATPM mundur.”

“Om om. Event IRS aja dipersulit apalagi bikin OMR. OMR pasti izinnya dipersulit. Terutama OMR H***a.”

“Rider susah bersatu karena kepentingan merek masing-masing. Kan IRS hanya ATPM Honda dan Kawasaki yang serius turun,” ungkap Kenang Surya Aditama.

“Wah setiap organisasi kok masalah. Tidak partai, PSSI dan DPR pada mementingkan nafsunya sendiri-sendiri. Kapan organisasi  bersatu demi kemajuan Indonesia,” kata Joko Suseno.

“Hancur sudah bangsa ini. Sudah tidak ada tempat menampung bakat-bakat hebat putra putri bangsa. Jangan salahkan jika nanti kembali liar di jalan raya,” sebut Adityawarman Muhammad.

“Please jangan batal. Kasihan yang sudah nyiapin,” Nyoman Suparsana.

“RIP PP IMI. Semoga kau tenang di alam sana. Anda sukses menghambat perkembangan balap Indonesia. Thanks,” ungkap Bee Mania.

“Bikin Munaslub ! Berani gak tuh para ketua Pengprov IMI??,” celetuk Sena Ponda.

“Kita membutuhkan sosok yang mengerti hukum. Dan membantu membentuk organisasi yang bisa melawan. Serta dukungan rakyat yang besar,” ujar Ergus Oei.

“#Savebalapnasional#,” Toko Ultraspeed.

“Siap dukung pak bos, harus dilawan bersama-sama. Kalau Cuma segelintir saja pasti susah. Awak media juga harus ngedukung,” kata Agustinus Hariyanto.

“Demo aja om dengan kembali balapan di jalan raya,” usul Dena Arista.

“Sepakbola Indonesia boleh hancur, balap jangan,” pinta Efeb Febrie.

“Berharap keduanya running well, baik sepak bola, balap dan cabang olahraga lainnya #savebalapmotornasional,” kata Otto Hidayat Imanullah.