mobilinanews.com (Jakarta) - Pada bukber di Dapur Sunda, Cipete, Jaksel, Sabtu (4/7) kemarin hadir 22 Ketua Pengprov IMI se-Indonesia. Ini agak mengagetkan mengingat penyelenggara acara tersebut Pengprov IMI DKI yang dipimpin A Judiarto bukan PP IMI sebagai induk organisasi bermotor di Indonesia.
Karena yang kumpulkan Pengprov IMI DKI, tak pelak Nanan Sukarna kaget ketika naik ke lantai 3 di rumah makan milik Anondo Eko tadi malam.
Kalau dikaitkan dengan jumlah Pengprov yang datang adalah sama dengan suara yang memilih Nanan saat Munas IMI di Solo, Jawa Tengah pada 4 tahun lalu dari total 33 pengprov se-Indonesia.
Toh, kenyataannya tidak semua 22 Pengprov IMI yang datang itu yang memilih Nanan di solo. Nyatanya, Ijeck dan John Lubis masing-masing ketua umum dan harian pengprov IMI Sumatera Utara, yang notabene pendukung utama malah tidak kelihatan.
"Ini murni buat silaturahmi. Mereka ke Jakarta juga dengan biaya sendiri. Hanya memang untuk hotel, kami yang siapkan. Semua nginap di hotel RedtopPecenengan ," ujar Judiarto selaku kreator acara.
Judiarto ingin menunjukkan bahwa para pengprov IMI itu kompak. "Kalau ngumpul ngumpul, membangun komunikasi itu kan baik baik saja. Jadi tidak ada penggalangan suara untuk calon ketua PP IMI tertentu ," lanjutnya.
Benarkah hanya kumpul- kumpul dan tidak ada penggalangan? Hanya Judiarto atau yang kerap disapa James Bond, para Ketua Pengprov dan Tuhan sajalah yang tahu.