MotoGP 2025: Honda dan Honda Mulai Berebut Johann Zarco

Sabtu, 26/04/2025 13:27 WIB | Rulin purba
Johann Zarco (Prancis/LCR Honda.  (Foto: paddockgp)
Johann Zarco (Prancis/LCR Honda. (Foto: paddockgp)

mobilinanews (Spanyol) - Meski terbilang tua, tapi kalau masih kencang maka selalu ada tempat di MotoGP. Itu dibuktikan pembalap Prancis Johann Zarco yang berusia 34 tahun.

Berkat performa apiiknya musim ini, Zarco ysng sehari-harinya doyan motoran jarak jauh itu tak perlu pusing dengan kontraknya yang habis tahun ini di LCR Honda.

Pasalnya, tim satelit Honda itu sangat ingin memperpanjang kontrak ke 2026 nanti. Saat sama tim pabrikan Honda juga ingin pakai jasanya. Sehingga terkesan kedua skuad Honda itu berebut dirinya.

Team Principal sekaligus team owner LCR Lucio Cecchinello sangat berharap Zarco bertahan dalam timnya. Tapi, ia hanya bisa berharap dan menunggu karena saat ini Zarco dikabarkan sudah mulai tahap pembahasan kontrak dengan tim pabrikan.

Zarco sendiri ingin loyal pada LCR yang telah sudi menampungnya dua tahun lalu saat motor yang tersedia hampir tak ada untuknya. Tapi, posisi sebagai rider pabrikan adalah tujuan semua pembalap.

"Selalu bagus jika berpeluang menjadi pembalap nomor 1 Honda. Tapi, fokus saya saat ini adalah memperpendek jarak dengan para pembalap papan atas," katanya di sela kesibukan di GP Spanyol akhir pekan ini.

Saat ini Zarco menjadi pembalap terbaik dari 4 joki Honda di grid kelas primer. Mengalahkan dua joki tim pabrikan, Joan Mir dan Luca Marini.

Di klasemen sementara ia menduduki peringkat 6 di bawah Marc Marquez, Alex Marquez, Francesco Bagnaia,  Franco Morbidelli dan Fabio Di Giannantonio dengan total poin 38. Hanya terpaut 10 angka dengan Giannantonio. Sementara Marini dan Mir berada di posisi 10 dan 17.

Progres itulah yang membuat pabrikan Jepang ini kepincut. Apalagi pengalaman panjangnya di MotoGP bisa dimaksimalkan untuk pengembangan RC213V yang telah bertahun-tahun kalah kompetitif dengan pabrikan Eropa macam Ducati, KTM dan Aprilia. 

"Tentu saja pencapaian saat ini sangat penting. Saya sudah lakukan banyak hal menarik bersama Honda. Saya ingin tetap bersama Honda , ini pilihan terbaik," katanya tanpa menjelaskan Honda yang mana, tim satelit atau pabrikan.

Tapi, saat menyinggung potensi bertanding di balap ketahanan Suzuka 8H, tampaknya Zarco secara halus sudah menetapkan hati ke skuad pabrikan.

"Saya menyukai balapan ini dan tampaknya Honda inginkan hal itu."

Cecchinello tetap berharap Zarco bertahan dalam timnya. Bukan hanya tahun depan tetapi sampai setelahnya.

"Saya merasa kami adalah bagian dari keluarga besar Honda. Kami sangat senang jika Johann tetap bersama kami. Pembicaraan kontrak dengan Honda baru saja dimulai. Jadi, kita lihat dan tunggu saja," tandas Cecchinello. (r)