F1 2025: Gabriel Bortoleto Akui Transisi Dari F2 Ke F1 Butuh Kesabaran Ekstra, Ikuti Jejak George Russell

Senin, 28/04/2025 11:02 WIB | bagas
Gabriel Bortoleto #5 -Kick Sauber (Foto: F1)
Gabriel Bortoleto #5 -Kick Sauber (Foto: F1)

Mobilinanews (Jakarta) - Gabriel Bortoleto telah mengakui bahwa transisi dalam berkompetisi dari Formula 2 (F2) ke kelas utama Formula 1 (F1) merupakan tantangan yang cukup berat, sehingga butuh kesabaran ekstra.

Bortoleto adalah salah satu dari sejumlah pendatang baru yang melangkah ke F1 pada tahun 2025, pembalap Brazil itu masuk ke kelas utama F1 setelah menjalani karier junior yang menjanjikan dan meraih gelar saat debut di F2 dan F3.

Akan tetapi, pebalap berusia 20 tahun itu mendapati dirinya jauh dari barisan terdepan selama beberapa seri lomba F1 2025 perdananya, hasil terbaiknya sejauh ini adalah P14 di China saat ia terus mencari poin pertamanya tahun ini.

Gabriel Bortoleto #5 -Kick Sauber (Foto: F1)

Selama konferensi pers pembalap pada hari media di Grand Prix Arab Saudi baru-baru ini, Bortoleto ditanyai tentang bagaimana ia menghadapi musim yang terbukti sangat berbeda dengan dua tahun terakhirnya di F2 dan F3.

"Jujur saja, ini tidak mudah. Anda datang dari dua kejuaraan, Anda terbiasa menang atau naik podium. Sekarang bagi kami, ini sudah menjadi pekerjaan besar, bahkan saat berusaha di Q2 (kulifikasi 2) dan berjuang ke Q3,” ucapnya mengutip siaran F1, Senin (28/4/2025).

Ia menyadari bahwa situasi yang dialaminya juga dialami oleh pembalap lain yang kemudian meraih kesuksesan, seperti George Russell yang menghabiskan tiga tahun berjuang untuk mendapatkan poin bersama Williams sebelum menjadi pemenang balapan di Mercedes.

"Akan selalu ada yang membayar harga ini di awal. Jika Anda melihat George Russell di awal karier Formula 1-nya, saya rasa ia tidak mencetak satu poin pun di musim pertamanya, atau semacamnya,” paparnya.

“Sekarang dia adalah salah satu pembalap terbaik di grid dan melakukan pekerjaan yang hebat, dia terus naik podium atau berjuang untuk hal-hal penting. Jadi, ini semua tentang memiliki kesabaran,” sambungnya.

Gabriel Bortoleto #5 -Kick Sauber (Foto: F1)

Dengan begitu, dirinya pun menyadari kesabaran tak akan membuahkan hasil juga tidak terus mencoba dan belajar dari kesalahan-kesalahan yang ia lakukan bersama tim pertamanya di F1 2025 Kick Sauber.

“Tidak banyak yang dapat saya lakukan saat ini selain belajar, mencoba untuk berkembang sebagai pembalap di saat-saat sulit ini dan melakukan pekerjaan yang lebih baik setiap akhir pekan balapan bersama tim dan Nico (Hulkenberg),” jelasnya.

Meski Kick Sauber menghadapi awal musim yang sulit, Bortoleto berharap mereka dapat membuat kemajuan seiring berjalannya tahun.” Yang perlu kami lakukan sekarang adalah mencoba mengarahkan tim ke arah yang benar dalam pengembangan mobil,” pungkasnya.