MotoGP 2025 Inggris: Yamaha Dikepung Ducati, Fabio Quartararo Bidik Kemenangan Kedua di Silverstone

Sabtu, 24/05/2025 21:56 WIB | Rulin purba
Fabio Quartararo (Prancis/Yamaha) tinggal pembuktian dalam lap panjang, 20 putaran. (Foto: yamaharacing)
Fabio Quartararo (Prancis/Yamaha) tinggal pembuktian dalam lap panjang, 20 putaran. (Foto: yamaharacing)

mobilinanews (Inggris) - Lama terpuruk,  Yamaha mulai bangkit pelan-pelan. Untuk kali ketiga Fabio Quartararo meraih pole position musim ini setelah mendapuk hasil yang sama di kualifikasi GP Inggris,  Sabtu (24/5). 

Dua pole sebelumnya di Spanyol dan Prancis gagal dikonversi jadi kemenangan. Wajar kalau pembalap Prancis berjuluk El Diablo bersama Yamaha pasang target menang pada main race Minggu (25/5) malam WIB.

Untuk single lap, El Diablo tak meragukan kecepatan M1 besutannya dengan torehan waktu sepanjang sesi latihan dan kualifikasi. Di tahap Q2, ia mengalahkan 3 rider Ducati yang sepanjang musim 2025 ini bermain di level atas.

Alex Marquez (Gresini Ducati) kalah 0,309 detik  Francesco Bagnaia (Ducati) di tercepat ketiga dikalahkan Quartararo dengan gap 0,589 detik.  Sedangkan Marc Marquez (Ducati) ia tunjukkan dengan marjin lebih tajam, 0,681 detik.

"Yamaha membawa perangkat aero baru dan saya sangat menyukainya. Motor semakin mudah diarahkan saat masuk dan keluar tikungan," katanya.

Yakin paten di single lap atau catatan waktu satu putaran, tinggal satu hal yang ingin dibuktikan Quartararo. Yakni, motornya juga bisa diandalkan dalam main race besok yang berdurasi 20 laps.

Ia dan Yamaha sudah punya alternatif solusinya yang akan dimatangkan pada sesi warm-up besok pagi. Tentu saja itu akan satu paket dengan kompon ban yang akan digunakan.

Start terdepan memulai balapan, Quartararo bakal dikepung joki-joki Ducati macam Alex dan Bagnaia yang akan menemani Quartararo di front row, berikut Marquez dan Aldeguer di baris kedua.

Untuk Marquez ini kali pertama ia gagal meraih front row sepanjang musim 2025. Juga kali pertama ia dikalahkan rekan setimnya, Bagnaia, dalam perebutan starting grid. Ya, Silverstone memang bukan trek favorit Marquez. Ia menang di sana kali terakhir pun pada 2014 bersama Honda.

Tapi, Quartararo mengaku tak gentar dengan 4 Ducati di belakangnya. Termasuk Marquez yang bisa saja tampil berbeda saat balapan.

"Saya hanya akan fokus pada balapan saya sendiri dan coba menikmatinya," katanya.

Ia juga tak punya beban tersendiri karena ia bukan petarung di trek perburuan gelar sehingga tidak begitu membutuhkan poin. Beda dengan dua Marquez dan Bagnaia yang fight di 3 Besar klasemen sementara.

Karena itu El Diablo akan leluasa menikmati balapan dan mencoba meraih kemenangan keduanya di Silverstone setelah yang pertama dan satu-satunya pada musim 2021, musim dimana ia sukses membawa M1 menjadi juara dunia MotoGP. Tak kalah penting, ia ingin menguji paket teknis keseluruhan YZR-M1 saat ini.

Menariknya, race GP Inggris sering menghadirkan kejutan. Dalam 10 tahun terakhir, misalnya, menghadirkan pembalap yang berbeda setiap tahunnya. Termasuk Quartararo, Marquez dan Bagnaia.

Kalau tahun ini hadir pembalap yang ke-11 maka sangat mungkin itu adalah Alex Marquez. Nama lain  bisa juga muncul tiba-tiba. Namanya juga kejutan!

Berikut adalah daftar juara MotoGP Inggris dalam 10 tahun terakhir di Sirkuit Silverstone:

- *2013*: Jorge Lorenzo
- *2014*: Marc Marquez
- *2015*: Valentino Rossi
- *2016*: Maverick Vinales
- *2017*: Andrea Dovizioso
- *2019*: Alex Rins
- *2021*: Fabio Quartararo
- *2022*: Francesco Bagnaia
- *2023*: Aleix Espargaro
- *2024*: Enea Bastianini

Bisakah Quartararo, Marquez dan Bagnaia memutus catatan unik itu? Atau Alex Marquez akan memperpanjang daftar menjadi sebelas? (r)