F1 2025 Hungaria: Rivalitas Internal McLaren Makin Panas. Oscar Piastri Langsung Tantang Lando Norris Hingga Akhir Musim

Jum'at, 01/08/2025 20:55 WIB | Rulin purba
Duet McLaren Lando Norris dan Oscar Piastri   damai di luar tapi saling gempur di lintasan.
Duet McLaren Lando Norris dan Oscar Piastri damai di luar tapi saling gempur di lintasan.

mobilinanews (Hungaria) - Pembalap muda Oscar Piastri (24 tahun) mulai terang-terangan luncurkan perang urat syaraf kepada seniornya di tim McLaren, Lando Norris. Ia sebut hanya Norris yang jadi lawannya dalam perebutan gelar tahun ini.

Sikap itu ditunjukkan Piastri jelang GP Hungaria pada 1-3 Agustus ini di Sirkuit Hungaroring. Piastri masuk putaran ke-14 serial F1 2025 sebagai pemimpin klasemen pembalap. Ia unggul 16 angka atas Norris dan 81 poin atas juara dunia bertahan Max Verstappen (Red Bull Racing).

"Mulai sekarang, ini (perebutan gelar 2025) hanya antara saya dan Lando. Saya harap pertarungan berlangsung baik meski pasti berlangsung keras karena kami sama-sama berambisi jadi juara dunia," tegasnya.

"Tapi, sejujurnya saya tak terlalu peduli bagaimana kompetisi berikutnya berjalan. Saya hanya coba memenangkan setiap balapan. Sangat jelas, Lando lawan terdekat karena kami pakai mobil yang sama.

Norris pun sama. Tapi, menurutnya oerebutan gelar tahun ini bukan antara ia dan Piastri saja. Tapi,  masih ada Verstappen yang bisa tiba-tiba mengancam jika pengembangan mobilnya berhasil.

"Saat ini belum bisa mengabaikan Max. Mobil kami lebih bagus, tapi tak ada yang tahu beberapa seri selanjutnya. Tapi, ia salah satu pembalap F1 terbaik, tak ada yang tak mungkin jika mobilnya siap tarung. Sebagai pembalap saya belum bisa mengabaikannya," terang Norris.

Meski masih menganggap Verstappen sebagai ancaman, Norris pun dengan tegas menyebut Piastri adalah prioritasnya untuk dikalahkan. Selisih 16 poin bukanlah gap yang terlalu jauh dalam 11 race sisa tahun ini, termasuk seri Hungaria.

Menariknya, dalam rivalitas yang semakin sengit itu manajemen McLaren bersikukuh untuk tidak menerapkan team order. Hal itu sudah berulangkali disampaikan Andrea Stella selaku prinsipil tim.

Dan, di Hungaria, prinsip itu dipertegas lagi oleh CEO McLaren Zak Brown. 

"Tak ada pembalap nomor 1 dan 2. Yang utama adalah mereka finish 1-2," tandas Brown penuh makna. (r)