mobilinanews (Spanyol) - Raja Sprint Marc Marquez (Lenovo Ducati) kini unggul 187 poin di klasemen kejuaraan dunia 2025 usai sprint race GP Catalunya, Spanyol, Sabtu (6/9).
Ini kemenangan kali ke-14 Marquez dalam 15 putaran sprint musim ini, dan yang kedelapan secara berurutan. Kemenangan ini menambah 12 poin tambahan membuat Marquez kini meninggalkan sang adik, Alex Marquez (Gresini Ducati) dengan gap 187 poin.
Sebenarnya Alex tampil bagus, hanya saja lagi-lagi apes saat balapan. Alex start dari pole posittion dan saat race digelar langsung memimpin balapan.
Pada lap ke-9 dari 13 lap durasi sprint race, ia terjengkang dan gagal meneruskan balapan. Sekaligus memudahkan sang kakak meraih poin maksimal.
Dengan keunggulan saat ini, hasil pada raceday besok, Minggu (7/9) sangat menentukan kesempatan Marquez mengunci gelar juara dunia 2025 pada race berikutnya di kandang Valentino Rossi, Sirkuit Misano, Italia pada 14 September mendatang.
Dengan posisi poin saat ini, Marquez tinggal memotong 35 poin Alex pada race besok dan pada dua sesi balap GP San Marino di Misano itu.
Misalkan besok Marquez menjadi juara dan apesnya Alex masih berkelanjutan seperti beberapa race belakangan ini maka GP San Marino menjadi match point Marquez untuk mencetak gelar MotoGP-nya sekaligus menyamai rekor fenomenal yang selama ini hanya dicetak Rossi.
Misalkan raceday besok bisa mencuri 10 poin saja dari Alex, maka di Misano Marquez hanya membutuhkan 25 poin tambahan dari dua sesi balap: sprint dan grand prix race.
Singkatnya, jika gap keduanya mencapai angka 222 maka itulah saatnya Marquez menjadi juara dunia 2025. Enam sisa balapan hingga akhir musim tak lagi berpengaruh.
So, race besok dan main race Misano sangat krusial bagi kakak beradik itu. Sekali lagi saja Alex crash dan pulang tanpa poin maka hal itu menjadi jalan Marquez untuk 'mempermalukan' Rossi sang musuh besar berikut penggemarnya di Misano.
Tapi, seperti sebelumnya, Marquez tak terlalu mikir hal itu. Ia justru berharap pada raceday besok sang adik bisa meraih poin signifikan.
"Sejak awal saya katakan peluang Alex lebih besar di Catalunya. Karakter sirkuit cocok dengan gaya balapnya," katanya dan itu dibuktikan Alex di sesi kualifikasi lap awal sptint race..
Sebaliknya buat Marquez. Catalunya salah satu trek yang bukan favoritnya. Ia terkendala di beberapa tikungan kanan Catalunya. Karena itu Marquez tak akan tampil agresif sejak garis start. Seperti ia lakukan di sesi sprint barusan.
"Balapan akan berlangsung panjang. Yeng terbaik untuk saya lakukan adalah berada tetap dekat dengan pembalap terdepan."
Itu rencana Marquez. Tapi, jika ada peluang menang maka ia akui pasti diperjuangkan dengan tetap mempertimbangkan resiko yang ada.
Terkait dengan trofi 2025, maka yang menarik ditunggu pada grand prix race besok adalah berapa poin Alex lagi yang bisa dipetik Marquez. Itu akan menentukan besar kecilnya peluang berselebrasi sebagai juara dunia di Misano yang lokasinya tak jauh dari rumah Rossi di Tavuilla. (r)