Mobilinanews (Jakarta) - Skoda baru saja mengungkapkan Vision O, sebuah konsep mobil listrik yang digadang-gadang sebagai pratinjau Octavia Combi EV. Model ini bukan sekadar kendaraan masa depan, melainkan juga simbol transformasi besar dalam sejarah panjang Octavia—mobil terlaris Skoda di Eropa dengan lebih dari 3 juta unit terjual sejak debutnya tahun 1998.
Dari Octavia Konvensional ke Era Listrik
Octavia selama ini tersedia dalam bodi liftback dan wagon, dengan varian wagon menjadi tulang punggung penjualan. Kehadiran Vision O menandai langkah penting, karena untuk pertama kalinya Octavia Combi dipersiapkan hadir dalam wujud mobil listrik penuh.
Menurut Martin Jahn, Anggota Dewan Manajemen Skoda untuk Penjualan dan Pemasaran, Vision O bukan hanya kelanjutan dari kesuksesan Octavia, melainkan juga “langkah berani menuju masa depan yang dialiri listrik, dengan tetap mengutamakan kepraktisan, keserbagunaan, dan inovasi khas Skoda.”
Platform Baru: SSP, Bukan Lagi MEB
Versi produksi Vision O akan dibangun di atas Scalable Systems Platform (SSP) milik Volkswagen Group, menggantikan platform MEB. SSP dirancang dengan arsitektur 800 volt, mendukung efisiensi pengisian daya ultra cepat, sekaligus membuka kemungkinan varian dengan range extender.
Sebagai gambaran, konsep Cupra Tindaya—yang berbasis SSP—mampu menempuh 186 mil (sekitar 300 km) dengan baterai penuh, ditambah jangkauan total hingga 620 mil (1.000 km) bila menggunakan extender. Meski begitu, Skoda belum mengonfirmasi detail final untuk Vision O, selain menyebut debut produksinya dijadwalkan “dekade mendatang”, mundur dari target awal sekitar 2028.
Desain Elegan, Bukan Crossover
Meski teaser awal sempat mengisyaratkan gaya crossover, Vision O tetap setia pada DNA wagon. Dimensinya lebih besar dari Octavia saat ini, dengan panjang total 4.850 mm, hampir setara Skoda Superb. Bagasi luas 650 liter menjadikannya lebih lega daripada Octavia Combi bensin, tanpa harus mengorbankan desain elegan khas Eropa.
Beberapa detail desain yang menarik:
Pilar B sewarna bodi dengan pintu belakang berengsel belakang (konsep).
Pilar C dibuat nyaris tak terlihat untuk tampilan bersih.
Wajah baru Skoda yang lebih dramatis, namun tetap proporsional.
Hasilnya, Vision O tampil sebagai wagon futuristis yang tetap rendah hati, tidak ikut-ikutan tren SUV atau crossover.
Kabin Futuristis dengan Horizon Display
Interior Vision O benar-benar menggambarkan arah baru Skoda. Fitur paling mencolok adalah Horizon Display berukuran 47,2 inci yang terbentang dari pilar ke pilar, menghadirkan pengalaman visual imersif mirip dengan konsep cockpit pesawat modern.
Meski demikian, Skoda tetap mempertahankan kontrol fisik pada konsol tengah agar pengemudi tidak sepenuhnya bergantung pada layar sentuh. Pendekatan ini memberi keseimbangan antara teknologi canggih dan ergonomi praktis.