MotoGP 2025 San Marino: Berburu Gelar ke Kandang Honda, Hanya Ini Yang Dibutuhkan Marc Marquez

Minggu, 14/09/2025 21:12 WIB | Rulin purba
Marc Marquez (Spanyol/Ducati), tinggal sejengkal lagi meraih gelar 2025. (Foto: ducati)
Marc Marquez (Spanyol/Ducati), tinggal sejengkal lagi meraih gelar 2025. (Foto: ducati)

mobilinanews (Italia) - Dua minggu lagi jelang GP Jepang di Motegi, 26-28 September, Marc Marquez bisa lebih santai. Ia berpotensi mengunci gelar di sana, dengan cara lebih mudah.

Joki Ducati itu memenangi raceday GP San Marino di Sirkuit Misano, Minggu (14/9), lewat penampilan yang mendebarkan. Pasalnya, pembalap tuan rumah Marco Bezzecchi (Aprilia) berikan perlawanan lumayan sengit sepanjang 27 laps sampai tikungan terakhir jelang finish.

Marquez menang tak lepas dari kesalahan Bezzecchi yang melebar pada sebuah tikungan kiri sehingga mudah buat Marquez menyalip.

Terlepas dari kesalahan rivalnya itu, sebenarnya kecepatan Marquez sedikit lebih baik dari lawan. MM93 menempel di belakang Bezzecchi tak lain karena tak ingin buru-buru menyerang. Saat sama sembari menjaga performa ban Desmosedici GP25-nya. Maklum race berlangsung 27 putaran.

"Kecelakaan kemarin (sprint race) membuat saya ekstra waspada kali ini," katanya usai balapan.

"Saya sangat senang menang di Misano. Ini sangat penting buat Ducati," imbuhnya.

Tentu saja itu juga sangat penting buat Marquez. Untuk membungkam para pendukung Valentino Rossi yang kemarin justru menyoraki dan mencemoohnya saat terjatuh. Lagi-lagi, efek pertikaian Marquez dengan Rossi ternyata sama sekali belum reda.

Dan, yang tak kalah penting adalah kesempatan Marquez untuk menyamai rekor Rossi meraih gelar ke-7 di kelas primer sekaligus gelar ke-9 di semua kelas (plus GP 125 dan Moto2).

Dengan tambahan 25 angka di Misano, Marquez kini semakin gagah di klasemeen MotoGP 2025 dengan total poin 512. Berhasil memetik 9 poin dari Alex Marquez (Gresini Ducati) yang finish ketiga di Misano. Selisih poin kedua bersaudara itu menuju seri Jepang kini  menjadi 182.

Dengan demikian, Marquez hanya butuh tambahan 3 poin dari Alex di Jepang dan jika berhasil maka saat itulah eks pembalap Honda itu memastikan gelar 2025 di kandang Honda.

Dengan reputasi Marquez yang menjadi raja sprint sepanjang musim ini, kesempatan meraih tiga poin itu sangat terbuka pada sesi sprint race GP Jepang pada Sabtu, 27 September nanti. Saat itu berarti Marquez sudah unggul 185 poin.

Tapi, saat itu ia belum mengunci gelar karena masih bergantung pada hasil main race pada Minggu 28 September. Hanya saja sudah semakin mudah buat Marquez. Hanya perlu finish di depan Alex.

Satu-satunya faktor yang bisa menggagalkan skenario itu jika Alex finish di depan abangnya pada sesi balap utama.  

Apa saja memang bisa terjadi dalam balapan. Tetapi rasanya mustahil buat Marquez jika tak bisa meraih 3 poin itu di Jepang, apalagi yang bisa menolong atau mengalahkannya adalah adik sendiri.

Jumlah 3 poin itu sudah cukup untuk meraih gelar sekaligus menyamai rekor Rossi, dan tahun depan berpotensi membikin rekor baru sebagai satu-satunya pembalap yang meraih 10 gelar grand prix di mana 8 di antaranya di kelas primer.

Seperti biasa, Marquez tak berminat membahas hitung-hitungan semacam itu. Yang pasti ia mengakui berambisi menambah gelar dunia dan karena itulah ia meninggalkan Honda dan menuju markas Ducati. (r)