Mobilinanews (Jakarta) - Dunia balap motor Indonesia kembali menyorot nama besar, namun kali ini bukan di lintasan, melainkan di meja operasi.
Legenda hidup balap motor nasional, Maher Algadrie (79), berhasil menjalani operasi penggantian lutut atau Knee Replacement yang sukses pada Selasa, 18 November 2025, di RS Siloam Jakarta.
Kabar baik ini disambut gembira oleh para penggemar, mengingat Maher Algadrie telah berjuang selama setahun terakhir melawan rasa sakit luar biasa pada lutut kaki kirinya, yang membuatnya kesulitan berjalan normal, apalagi membayangkan kembali naik motor.
Pahlawan di balik kesuksesan operasi ini adalah ahli ortopedi kenamaan, Dr. Franky Hartono (72). Uniknya, kolaborasi antara pembalap dan dokter ini terjalin erat oleh hobi yang sama yakni, touring motor.
Bahkan seperti yang diketahui sebelumnya, Dr. Franky bukan hanya dokter bedah ortopedi yang luar biasa, tapi beliau juga seorang rider sejati. Beliau pernah touring bersama komunitas Legend Riders sampai ke Himalaya.

Dr. Franky Hartono sendiri dikenal sebagai salah satu pendiri MedDoc, sebuah grup touring medis yang beranggotakan para dokter yang mencintai dunia roda dua. Pertemuan dua legenda lintas generasi dan profesi ini menjadi kisah tersendiri.
Kesuksesan ini menjadi harapan baru bagi Maher Algadrie untuk segera pulih total. Di usianya yang telah menginjak 79 tahun, semangatnya untuk kembali mengaspal dan bergabung dalam perjalanan touring sang dokter bedah, Dr. Franky Hartono, tampaknya sudah membara.
Dengan selisih usia yang hanya 7 tahun, baik Maher Algadrie maupun Dr. Franky Hartono membuktikan bahwa usia hanyalah angka, dan semangat petualangan serta profesionalisme tinggi tidak mengenal batas.
Seluruh komunitas balap dan touring motor nasional kini mengirimkan doa terbaik. "Ok Om Maher Algadrie, semoga cepat pulih dan bisa touring bersama dengan Dr. Franky Hartono!,” ucap Rio Sarwono, salah satu anggota Legend Riders, Rabu (19/11/2025).
Kita nantikan kembalinya sang legenda di jalanan, siap untuk melanjutkan perjalanan bersama dokter yang sukses memulihkan "kaki emas"-nya.