Ketua IMI Kaltim : "Hancur Olahraga Otomotif Indonesia Kalau Sadikin Aksa Ketua IMI."

Senin, 23/11/2015 13:35 WIB |
mobilinanews (Samarinda) - Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Motor Indonesia sebentar lagi akan berlangsung. Bursa calon ketua umum terbuka lebar bagi siapapun yang merasa mampu memimpin IMI.

Sejauh ini baru Sadikin Aksa saja yang secara resmi sudah maju mencalonkan diri. Kabarnya sebanyak 27 Pengurus Provinsi (PengProv) IMI mendukung majunya Sadikin Aksa sebagai ketua.

Namun majunya Sadikin Aksa mendapat tentangan keras dari Syarifah Fitriah Alaydrus, Ketua PengProv IMI Kalimantan Timur.

"Terkait urusan ini, saya tidak rahasiakan. Saya blak-blakan saja, saya tidak ada takut-takutnya dan tidak mau nutup-nutupin," nada Fitri meninggi saat ditemui mobilinanews di Sirkuit Kalan, Samarinda, Minggu (22/11).

"Saya sampaikan, jika Sadikin Aksa memimpin IMI, hancur balap motor, hancur olahraga otomotif di Indonesia."

Penegasan ini disampaikan terkait alasan masih adanya urusan hukum yang nyangkut antara keduanya terkait legalitas kepengurusan PengProv IMI Kalimantan Timur yang dipimpin Fitriah.

Fitriah Alaydrus kemudian melanjutkan cerita seputar kasus tersebut. "Saya sudah menggugat dia dan saya dinyatakan menang di Pengadilan Negeri Samarinda. Saya gugat dia karena sebagai pengurus (wakil ketua PP IMI) sudah melakukan penyalah gunaan kekuasaan, tapi dia tidak mau mengakuinya," lanjutnya.

Penyalahgunaan kekuasaan yang dimaksud adalah kasus pembekuan kepengurusan PengProv IMI Kaltim hasil Musyawarah Provinsi IMI Kaltim 2013 yang dimenangkan oleh Fitriyah Alaydrus.

"Jadi terserahlah kalau dia di dukung sama 27 PengProv. Tapi ini pendapat saya pribadi sebagai Ketua IMI Kaltim yang tidak dia akui, kembali lagi pertanyaan saya, sanggupkah Sadikin Aksa, paham gak organisasi?!"