Mobilinanews (Sepang) - Manajemen Mandalika Grand Prix Association (MGPA) kembali menunjukkan agresivitasnya dalam memposisikan Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika sebagai poros utama motorsport di kawasan Asia.
Dalam sebuah langkah diplomasi yang strategis, jajaran direksi MGPA memperkenalkan sirkuit kebanggaan Indonesia tersebut kepada barisan promotor balap mobil internasional di sela-sela agenda balap di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada Minggu (14/12/2025) kemarin.
Momen penting ini ditandai dengan penyerahan MGPA Yearbook 2024 dan plakat resmi yang diserahkan langsung oleh Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria, bersama Wakil Direktur Utama MGPA, Samsul Purba.
Penyerahan tersebut diterima secara simbolis oleh CEO Automobile Club de l’Ouest (ACO) selaku promotor Asian Le Mans Series. Langkah ini dipandang sebagai upaya serius MGPA untuk masuk ke dalam radar kalender balap ketahanan (endurance racing) tingkat dunia.
Prosesi penyerahan turut disaksikan oleh tokoh-tokoh berpengaruh di industri balap mobil, termasuk Stéphane Ratel yang merupakan Founder sekaligus CEO SRO Motorsport Group sebagai promotor GT World Challenge Asia.

Kehadiran Benjamin Franassovici selaku General Manager SRO Motorsport Asia semakin mempertegas sinyalemen bahwa Sirkuit Mandalika sedang dipersiapkan untuk menjadi tuan rumah ajang GT di masa mendatang.
Pihak SRO juga memperkenalkan sosok-sosok kunci di balik kesuksesan balap ketahanan global, yakni Frédéric Lequien yang menjabat sebagai CEO Le Mans Endurance Management (LMEM) sekaligus Asian Le Mans Endurance Management (ALMEM), serta Pierre Fillon selaku Presiden Automobile Club de l’Ouest (ACO).
Pertemuan para pemangku kepentingan utama ini menjadi momentum krusial bagi MGPA untuk memberikan gambaran teknis yang mendalam mengenai kesiapan infrastruktur di Lombok untuk ikut serta dalam menopang kekuatan motorsport Asia.
Melalui MGPA Yearbook, manajemen memberikan profil komprehensif yang mencakup spesifikasi teknis lintasan, standar keselamatan Grade A, fasilitas medis, hingga logistik pendukung yang telah teruji dalam berbagai ajang balap dunia sebelumnya.
Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria menegaskan bahwa perkenalan ini adalah upaya terukur untuk membuktikan bahwa Mandalika memiliki kapabilitas yang setara dengan sirkuit-sirkuit top di Eropa dan Amerika.
“Penyerahan ini menjadi sarana kami untuk memperkenalkan Sirkuit Mandalika secara menyeluruh kepada ACO dan SRO. Kami ingin menunjukkan kesiapan Mandalika sebagai sirkuit berstandar internasional yang mampu menggelar berbagai ajang balap bergengsi,” ujarnya, mengutip siaran resmi MGPA, Jumat (19/12/2025).

Priandhi menjelaskan bahwa visi MGPA melampaui sekadar menyelenggarakan balapan sekali dalam setahun. Menurutnya, pembangunan ekosistem motorsport jangka panjang menjadi prioritas utama untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional.
Ia pun berharap kolaborasi dengan raksasa promotor seperti ACO dan SRO dapat menciptakan kalender balap yang berkelanjutan, yang pada akhirnya akan mendongkrak citra Indonesia di mata dunia.
“Mandalika tidak kami posisikan hanya sebagai venue balap, tetapi sebagai pusat kegiatan motorsport yang terintegrasi dengan pariwisata dan industri kreatif. Kami berharap kolaborasi dengan ACO dan SRO dapat membuka peluang penyelenggaraan event internasional secara berkelanjutan di Indonesia,” pungkas Priandhi.
Melalui manuver di kancah internasional ini, Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika kian mengukuhkan posisinya bukan hanya sebagai arena adu kecepatan, melainkan sebagai destinasi wisata olahraga (sport tourism) premium.
Kendati demikian, dengan dukungan dari para promotor global, harapan untuk melihat deretan mobil GT dan prototipe Le Mans melaju di aspal Mandalika kini tampak semakin nyata.