Mobilinanews (Jakarta) - Menjelang berakhirnya tahun 2025, fokus dunia balap otomotif kini tertuju pada cakrawala Arab Saudi seiring dengan hitung mundur menuju ajang paling bergengsi di dunia, Reli Dakar 2026.
Monster Energy Honda HRC secara resmi menyatakan kesiapan mereka untuk kembali mendominasi balapan lintas alam paling mematikan ini.
Dengan mengandalkan keselarasan antara talenta pembalap elit dan kecanggihan mekanis, tim pabrikan ini bersiap memulai musim World Rally-Raid Championship (W2RC) dengan target tunggal: membawa pulang trofi kemenangan dari padang pasir.
Tantangan Dakar tahun ini memiliki rute yang unik namun tetap menakutkan. Dimulai dan berakhir di Yanbu, para pembalap akan dipaksa bertarung melawan alam selama 13 hari tanpa henti.

Meski penyelenggara mengonfirmasi bahwa rute kali ini tidak akan menyentuh wilayah Empty Quarter, General Manager Ruben Faria menegaskan bahwa tingkat kesulitan tidak akan berkurang sedikitpun.
Jarak tempuh yang masif dan medan yang tidak terduga di sepanjang pesisir dan pedalaman Arab Saudi akan menuntut fokus total, di mana kesalahan kecil dalam navigasi dapat mengakhiri impian juara dalam sekejap.
"Waktu pelaksanaan Dakar sudah sangat dekat, dan kami semua sangat bersemangat untuk menghadapi balapan terpenting tahun ini,” ungkap General Manager Monster Energy Honda HRC, Ruben Faria dalam keterangan resminya, Sabtu (20/12/2025).
“Para pembalap sedang berlatih keras secara fisik maupun mental untuk menghadapi Dakar yang sangat berat. Kami sedang melakukan persiapan akhir dan menatap reli Dakar kali ini dengan antusiasme yang tinggi,” sambungnya.
Di barisan depan, Honda menurunkan formasi tempur yang sangat solid dan berpengalaman. Ricky Brabec, yang sudah berulang kali mencicipi gelar juara Dakar, tetap menjadi ujung tombak utama dengan rasa lapar akan kemenangan yang tidak pernah surut.
Ia akan didampingi oleh Tosha Schareina, pembalap yang tengah naik daun setelah kemenangan impresifnya di Maroko, serta Adrien Van Beveren, spesialis medan pasir yang kemampuan navigasinya dianggap sebagai salah satu yang terbaik di dunia.

"Saya sangat termotivasi untuk menghadapi musim 2026. Kita semua tahu bahwa Dakar adalah balapan utama, dan seluruh tim telah bekerja keras untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin,” ucap Tosha Schareina yang menjadi runner-up Dakar 2025 kemarin.
Melengkapi kuartet ini adalah Skyler Howes, yang kembali dalam kondisi fisik prima dan siap melepaskan naluri alaminya di medan gurun yang ekstrim. Kekuatan tersebut didukung oleh evolusi terbaru dari Honda CRF450 Rally.
Mesin ini telah mengalami penyempurnaan signifikan untuk memastikan performa puncak di bawah suhu panas yang menyengat dan gempuran material kasar gurun. Motor ini dirancang khusus untuk para pembalap dalam menaklukkan setiap kilometer jalur Yanbu.
Bagi Monster Energy Honda HRC, Dakar bukan sekadar balapan pembuka musim, melainkan pembuktian dari riset bertahun-tahun dan kerja keras tim teknis untuk menaklukan ajang balap paling ganas tersebut.