F1 2026: Max Verstappen Terancam Kehilangan GP. Susul Adrian Newey ke Aston Martin?

Sabtu, 27/12/2025 23:59 WIB | Rulin purba
Max Versatppen dan Gianpiero Lambiase.  (Foto: redbull)
Max Versatppen dan Gianpiero Lambiase. (Foto: redbull)

mobilinanews (Inggris) - Tak hanya kehilangan gelar dunia, Max Verstappen juga kehilangan figur-figur penting dalam proses perjuangannya meraih 4 gelar juara dunia F1 berurutan dari 2021 sampai 2025.

Desainer kondang Adrian Newey telah meninggalkan Red Bull Racing ke Aston Martin. Pada Juli lalu Christian Horner pun dipecat dari kursi tim prinsipil

Tiga pekan lalu giliran Helmut Marko yang mempromosikan Verstappen langsung dari F3 ke F1, tanpa F2 seperti jalur kebanyakan pembalap F1, memilih pensiun dari posisinya sebagai Senior Advisor yang acap membantu strategi balap Verstappen.

Sekarang, pembalap Belanda itu terancam akan kehilangan Gianpiero Lambiase yang terbiasa dipanggil GP di paddock F1.

GP adalah Race Engineer yang mendampingi Verstappen sejak manggung di bersama Red Bull. Ia ini yang menentukan strategi dan memandu apa yang harus dilakukan Verstappen sepanjang balapan lewat komunikasi radio.

Saat ini beberapa media motorsport Eropa pun menyebut GP telah buka komunikasi dan berpotensi tinggalkan Red Bull. Tujuannya adalah Aston Martin, unruk gabung lagi dengan Newey yang baru saja ditetapkan sebagai Team Principal Aston Martin.

Menurut media The Race, F1i dan GPBlog, GP ditawari jabatan prestisius di struktur atas manajemen, di lingkaran terdekat Newey. Media tersebut menyebut Newey akan fokus pada regulasi dan pengembangan teknis mobil sementara Lambiase akan urus operasional tim karena pada dasarnya  Lambiase bukan sekadar insinyur teknik tetapi juga pemimpin lapangan yang andal.

Sejak kepergian Newey, organisasi Red Bull Racing memang tampak berantakan. Kepergiannya kemudian disusul pemecatan Christian Horner sebagai prinsipil tim dan digantikan Laurent Mekies, pengunduran diri Marko, dan kini potensi kepergian Lambiase.

Semua itu memang masih dugaan media. Tapi, belakangan memang rada aneh prilaku Lambiase. Tahun ini, misalnya, dengan alasan pribadi dia tak hadir dua seri grand prix. Pada musim 2026 nanti ia juga sudah minta hanya akan mendampingi Verstappen pada beberapa saja dari 24 rencana serial F1. Alasannya pribadi dan tak pernah terkuat alasan sesungguhnya.

Red Bull sendiri sudah mempersiapkan calon penggantinya sebagai race engineer untuk Verstappen yang tak lain adalah mantan race engineer Daniel Ricciardo.

Verstappen yang tengah liburan akhir tahun bersama pasangannya, Kelly Piquet, dan dua anak perempuan mereka, sama sekali tak mengomentari isu itu. Namun, ia pernah bilang kalau balapannya 'terasa aneh' tanpa mendengar arahan Lambiase dari pitwall.

Apakah benar GP akan menyusul Newey ke Aston Martin, tinggal tunggu kebenarannya usai musim libur ini. (r)