Mobilinanews (Arab Saudi) - Ketangguhan mental dan fisik menjadi pembeda utama pada Etape 5 Reli Dakar 2026 yang menantang. Luciano Benavides, andalan Red Bull KTM Factory Racing, berhasil mengamankan kemenangan etape pertamanya di tahun ini.
Kemenangan ini terasa kian istimewa mengingat para pembalap baru saja menyelesaikan tahap maraton yang menguras tenaga, di mana mereka dipaksa bermalam di kamp darurat tanpa bantuan tim mekanik eksternal.
Perjalanan sejauh 414 km menuju Ha’il menjadi ujian sesungguhnya bagi keandalan mesin dan navigasi. Benavides memulai balapan di atas KTM 450 Rally dengan agresivitas tinggi, mencoba mengejar ketertinggalan dari enam pembalap di depannya sejak kilometer awal.
Meski sempat mengalami kecelakaan hebat dalam kecepatan tinggi di awal rute, pembalap asal Argentina ini tidak kehilangan fokus. Ia justru berhasil merebut posisi terdepan pada kilometer 240 dan mempertahankan ritme hingga garis finis.

"Ritme balap sangat tinggi sepanjang hari dan saya merasa kuat sejak awal. Saya sempat melakukan kesalahan navigasi kecil di awal, tetapi saya tetap tenang dan fokus untuk menjaga irama yang baik,” ucapnya dalam keterangannya, Kamis (8/1/2026).
“Kemudian saya mengalami kecelakaan hebat dalam kecepatan tinggi, namun untungnya tidak ada yang rusak dan saya bisa kembali naik ke atas motor lalu melanjutkan balapan tanpa kehilangan kepercayaan diri,” sambungnya.
Kemenangan ini pun menandai kemenangan etape keenam sepanjang karir profesionalnya di Dakar. Keberhasilan Benavides ini tentunya juga memberikan dampak signifikan pada papan klasemen sementara.
Dengan memangkas jarak hampir enam menit dari pimpinan lomba, ia kini merangkak naik ke posisi ketiga secara keseluruhan. Dalam pernyataannya pasca-lomba, Benavides mengakui bahwa manajemen ban menjadi kunci utama kemenangannya.
Ia sempat merasa khawatir setelah kecelakaan tersebut, namun beruntung motornya tidak mengalami kerusakan teknis yang berarti, sehingga ia bisa terus memacu kendaraan dengan penuh percaya diri.
“Sejak saat itu, saya hanya berkomitmen untuk memacu motor, mengelola kondisi ban, dan tetap konsisten hingga garis finis. Manajemen ban sangatlah penting hari ini, dan saya sangat senang dengan cara saya menanganinya,” jelasnya.
“Memenangkan etape ini setelah semua perjuangan untuk bisa sampai di sini sangatlah spesial bagi saya, dan ini memberikan suntikan kepercayaan diri serta motivasi yang besar untuk hari-hari mendatang,” pungkas Benavides.
Di sisi lain, dinamika perebutan gelar juara umum juga mengalami pergeseran. Daniel Sanders berhasil mengamankan podium ketiga pada etape ini dengan selisih waktu di bawah enam menit dari Benavides.

Hasil konsisten ini sudah cukup bagi Sanders untuk kembali merebut puncak klasemen sementara Reli Dakar 2026. Sementara itu, nasib malang menimpa Edgar Canet yang harus menghentikan lajunya di tengah etape akibat kerusakan pada mousse ban belakang.
Meski kehilangan waktu yang sangat besar untuk melakukan perbaikan mandiri, Canet menunjukkan sportivitas dan daya juang tinggi dengan tetap menyelesaikan balapan hingga mencapai bivak di Ha’il.
Kembalinya para pembalap ke pelukan tim mekanik di Ha’il menandai berakhirnya periode isolasi maraton yang brutal. Bagi Benavides, hasil ini bukan sekadar angka di papan skor, melainkan suntikan motivasi besar untuk menghadapi etape-etape krusial mendatang.
Kendati demikian, dengan navigasi yang semakin kompleks dan medan yang tidak terduga, persaingan di kategori RallyGP kini memasuki fase yang semakin panas antara KTM, GasGas, dan para pesaing utama lainnya.
Berikut daftar 10 besar pemenang Reli Dakar 2026 Etape 5 kategori RallyGP: