Mandalika Racing Series 2026 Siap Geber 5 Putaran, Ini Daftar Kelas yang Dipertandingkan

Selasa, 13/01/2026 15:33 WIB | bagas
Mandalika Racing Series (Foto: MGPA)
Mandalika Racing Series (Foto: MGPA)

Mobilinanews (Jakarta) - Geliat dunia balap motor tanah air bersiap memasuki babak baru. Menandai dimulainya kalender balap tahun ini, Pride Motorsport sukses menggelar acara gathering dan sosialisasi Mandalika Racing Series (MRS) 2026 di Jakarta pada Senin (12/1/2026).

Pertemuan ini bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan pernyataan sikap kolektif dari para pemangku kepentingan untuk membawa standar balap nasional ke level yang lebih tinggi.

Acara yang berlangsung hangat ini dihadiri oleh tokoh-tokoh kunci dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar), InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), hingga Mandalika Grand Prix Association (MGPA).

Dukungan penuh juga datang dari Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia (PP IMI) selaku regulator yang menegaskan bahwa MRS merupakan pilar utama dalam struktur pembinaan atlet balap Indonesia.

Mandalika Racing Series 2026 dirancang sebagai jembatan emas bagi para pembalap lokal. Menurut PP IMI, kejuaraan ini adalah jalur resmi yang terstruktur untuk mempersiapkan para talenta muda maupun senior agar siap bersaing di kancah internasional.

Sinergi antara prestasi olahraga dan penguatan sektor pariwisata menjadi fokus utama, mengingat ajang ini akan digelar di sirkuit kebanggaan Indonesia, yakni Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Arif Syahbani, Ketua Pelaksana Mandalika Racing Series dari Pride Motorsport, menjelaskan bahwa langkah awal di tahun 2026 ini sengaja melibatkan pemilik tim, manajer, dan mitra strategis secara langsung.

"Di awal tahun 2026 kami mengundang pemilik tim, manajer hingga para mitra strategis sebagai langkah komitmen kami untuk mensosialisasikan keberlangsungan Kejurnas Mandalika Racing Series tahun ini,” ucapnya mengutip siaran MGPA, Selasa (13/1/2026).

"Kami sudah merilis jadwal musim 2026 agar tim-tim mulai bisa mempersiapkannya. Semua ini kami lakukan agar tujuan utama sebagai pembinaan serta mencetak pembalap Indonesia berprestasi dan siap berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi bisa tercapai."

Sebagai bentuk keseriusan, Pride Motorsport telah merilis jadwal sementara yang terdiri dari lima putaran sepanjang tahun 2026. Kompetisi akan dibuka pada akhir April, tepatnya tanggal 24 hingga 26 April 2026 mendatang.

Putaran selanjutnya akan menyusul secara berkala pada pertengahan Juni, awal Agustus, dan September, sebelum akhirnya mencapai puncaknya pada seri pamungkas di tanggal 6 hingga 8 November 2026.

Untuk kategori Kejuaraan Nasional, Mandalika Racing Series akan mempertandingkan:

  • MRS Sport 150
  • MRS Sport 250
  • MRS Supersport 600
  • MRS Junior Sport 150

Sementara itu, empat supporting class yang akan meramaikan MRS 2026 meliputi:

  • MRS Supersport 600 Community
  • MRS Superbike 1000
  • MRS Underbone 150
  • MRS Sport 250 Community

Dukungan infrastruktur dan operasional juga dipastikan solid. Priandhi Satria, Direktur Utama MGPA, menyatakan kesiapannya untuk memastikan Pertamina Mandalika International Circuit tetap menjadi rumah yang profesional bagi MRS.

Ia menegaskan bahwa MRS memiliki peran vital dalam pengembangan ekosistem motorsport nasional dan memberikan ruang bagi pembalap muda untuk naik kelas ke jenjang yang lebih bergengsi.

“Mandalika Racing Series memiliki peran penting dalam pengembangan motorsport nasional, khususnya sebagai wadah pembinaan pembalap dan tim balap Indonesia,” terang Priandhi Satria dalam kesempatan yang sama.

“MGPA siap mendukung penyelenggaraan MRS 2026 agar dapat berjalan konsisten, profesional, dan berkelanjutan, sekaligus memberikan ruang bagi pembalap muda untuk berkembang dan naik ke level yang lebih tinggi,” pungkasnya.

Dengan persiapan yang lebih matang dan koordinasi yang erat antar lembaga, Mandalika Racing Series 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang adu kecepatan, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan industri balap motor Indonesia di mata dunia.