MotoGP 2026: Bukan Sekadar Pembalap, Ini Alasan Honda `Mengikat` Johann Zarco Hingga Musim 2027!

Senin, 02/02/2026 12:12 WIB | bagas
Johann Zarco - Honda Castrol LCR (Foto: LCR)
Johann Zarco - Honda Castrol LCR (Foto: LCR)

Mobilinanews (Jakarta) - Dunia balap MotoGP menyambut kabar besar mengenai masa depan salah satu pembalap veteran, Johann Zarco yang telah memperpanjang komitmennya untuk tetap membela Castrol Honda LCR hingga akhir musim 2027.

Kontrak baru berdurasi dua tahun yang ditandatangani pada September 2025 ini bukan sekadar pembaruan rutin, melainkan sebuah kemitraan strategis dimana Zarco memegang status sebagai rider satelit yang dikontrak langsung oleh Honda Racing Corporation (HRC).

Langkah ini menegaskan peran krusial Zarco sebagai ujung tombak pengembangan motor Honda. Dengan pengalaman luas, pembalap asal Prancis ini dianggap sebagai sosok ideal untuk membimbing Honda melewati masa transisi.

Meski berada di bawah tim satelit, salah satu fokus utama Zarco adalah membantu, mempersiapkan dan menyempurnakan prototipe motor Honda RC213V untuk regulasi baru MotoGP yang akan mulai berlaku pada tahun 2027 mendatang.

"Saya sangat senang mengonfirmasi bahwa saya akan tetap bersama LCR selama dua tahun ke depan. Ini penting karena kami memiliki tujuan besar yang ingin dicapai dan peluang besar pada 2027,” ujar Zarco, beberapa waktu lalu.

"Ketika saya menandatangani kontrak dengan Honda akhir 2023, saya tidak menyangka akan menemukan momentum baru, yang memberi saya energi untuk mengamankan kontrak dua tahun lagi dengan mereka,” sambungnya.

"Selama dua tahun terakhir, Honda telah memberikan dukungan yang luar biasa kepada LCR, dan kami yakin kami dapat terus tumbuh dan mengembangkan motor melalui kerja keras kami,” jelas Johann Zarco.

Kehadiran rider berusia 35 tahun di tim satelit namun dengan dukungan penuh pabrikan memberikan stabilitas yang sangat dibutuhkan oleh LCR, termasuk juga membimbing talenta muda Diogo Moreira yang menjadi rekan setim barunya di LCR.

Musim 2026 sendiri akan menjadi tahun yang sangat istimewa bagi tim asuhan Lucio Cecchinello ini, karena menandai peringatan 30 tahun perjalanan LCR di dunia balap sejak didirikan pada tahun 1996.

Dalam kurun waktu tiga dekade tersebut, LCR telah menorehkan sejarah gemilang dengan prestasi yang cukup bagi sebuah tim satelit yang telah membukukan 133 podium, 41 kemenangan, dan 36 pole position.

“Saya sangat bangga memiliki Johann Zarco di tim, bertarung dan membela warna Castrol Honda LCR,” ungkap Lucio Cecchinello, selaku Team Principal, mengungkapkan rasa bangga dan optimisme tingginya terhadap kolaborasi berkelanjutan ini.

“Pengalaman yang dikumpulkan Johann selama bertahun-tahun merupakan kontribusi besar bagi hasil kami, dan selama beberapa tahun terakhir bersamanya, kami telah membangun ikatan kuat dengan tujuan bersama dan sinkronisasi yang bersatu,” terangnya.

“2026 menandai tahun ke-30 LCR. Sejak 1996, kami telah mencapai 133 podium, 41 kemenangan, dan 36 pole position. Saya tidak sabar untuk melihat angka-angka itu bertambah. Kami berkomitmen dan termotivasi untuk memperjuangkannya," tambahnya.

Di bawah arahan Technical Director, Christophe Bourguignon dan dukungan teknisi ahli dari HRC, Zarco tidak hanya akan mengejar hasil di lintasan, tetapi juga menjadi "kalkulator" utama dalam menerjemahkan data menjadi performa nyata bagi kebangkitan Honda.

Dengan kontrak panjang Johann Zarco, LCR kini memiliki pondasi kokoh untuk menatap masa depan. Kombinasi antara kematangan Zarco, semangat debutan Moreira, serta dukungan dari HRC menjadi modal utama tim untuk kembali ke jajaran depan persaingan.

Bagi Zarco, misi ini lebih dari sekadar balapan, ini adalah pembuktian bahwa pengalaman dan loyalitas adalah kunci dalam menaklukkan tantangan regulasi baru yang menanti di tahun 2027 mendatang.