MotoGP 2026: Honda HRC Castrol Luncurkan Livery Baru, Incar Dominasi Sebelum Transisi 850cc

Selasa, 03/02/2026 10:15 WIB | bagas
Honda RC213V - Honda HRC Castrol MotoGP 2026 (Foto: HRC)
Honda RC213V - Honda HRC Castrol MotoGP 2026 (Foto: HRC)

Mobilinanews (Jakarta) - Dunia balap motor kasta tertinggi kembali bergetar saat Honda Racing Corporation (HRC) secara resmi memperkenalkan livery terbaru mereka untuk mengarungi musim MotoGP 2026.

Dalam sebuah seremoni yang penuh ambisi, raksasa asal Jepang ini menegaskan kesiapannya untuk kembali mendominasi lintasan melalui duet tangguh Luca Marini dan Joan Mir.

Setahun setelah debut Honda HRC Castrol, tim pabrikan ini telah menunjukkan pembalikan nasib yang luar biasa. Melalui kerja keras dari para insinyur dan mitra teknis sepanjang tahun 2025, Honda RC213V berhasil mencatatkan performa terbaiknya sejak tahun 2019.

Dengan momentum positif yang kini berada di tangan mereka, tim mengincar target yang jauh lebih tinggi. Konsistensi menjadi kunci utama saat Marini dan Mir memasuki tahun ketiga mereka sebagai rekan satu tim di grid MotoGP.

Sinergi antara Honda HRC dan Castrol yang kini memasuki tahun kedua juga menjadi sorotan utama. Dalam 12 bulan pertama saja, kemitraan ini telah menghasilkan peningkatan performa yang impresif melalui pengembangan bahan bakar dan pelumas khusus.

Fokus utama kedua belah pihak di musim 2026 tetap pada keunggulan teknis, memastikan bahwa setiap tetes bahan bakar Castrol di RC213V mampu dikonversi menjadi kecepatan murni di lintasan balap.

Luca Marini, yang kini menginjak usia 28 tahun, diharapkan menjadi ujung tombak dalam hal presisi. Sepanjang tahun 2025, keandalannya terbukti saat ia hanya dua kali gagal menembus sepuluh besar di paruh kedua musim lalu.

Dengan motor RC213V yang terus disempurnakan, Adik dari legenda balap Valentino Rossi ini kini menetapkan target pribadi yang lebih berani, naik ke podium dan mengamankan kemenangan pertamanya bersama Honda.

“Kemajuan yang kami tunjukkan pada tahun 2025 sangatlah memuaskan, dan sepanjang musim dingin saya telah bekerja keras untuk meningkatkan kemampuan diri guna memulai musim 2026 ini,” jelasnya dalam siarannya, Senin (2/1/2026).

“Adalah sebuah kehormatan bisa memulai musim baru bersama Honda HRC Castrol. Target kami sudah jelas, bertarung di barisan depan dan memanfaatkan setiap peluang yang ada. Saya  tidak sabar untuk kembali menunggangi Honda RC213V,” tutur Marini.

Di sisi lain garasi, Joan Mir membawa motivasi yang menyala setelah berhasil meraih podium emosional di Motegi, serta di GP Malaysia tahun lalu. Juara Dunia MotoGP 2020 ini telah membuktikan berkali-kali bahwa ia memiliki kecepatan yang tak terbantahkan.

Bagi Mir, tantangan di musim 2026 adalah mengubah performa gemilang yang sesekali muncul menjadi sebuah konsistensi mingguan. Ia bertekad untuk membawa Honda bertarung di barisan depan di setiap seri balapan.

“Di musim 2026 ini, kami perlu menemukan konsistensi yang sempat menjadi kendala tahun lalu. Kami telah membuktikan bahwa saya pribadi maupun Honda RC213V memiliki kecepatan dan kemampuan untuk membuat Honda HRC bangga,” ujarnya.

“Saya yakin seluruh insinyur Honda HRC telah bekerja keras selama musim dingin. Tidak ada waktu untuk berleha-leha, kami harus bekerja maksimal sejak lap pertama demi mengembalikan Honda HRC ke tempat yang seharusnya,” tambah Joan mir.

Secara visual, motor RC213V musim ini tampil gagah dengan balutan warna tricolore ikonik Honda HRC. Desain ini semakin dipertegas dengan kehadiran identitas Castrol yang mencolok, memperkuat citra kemitraan strategis yang semakin solid.

Manajer Tim, Alberto Puig menekankan bahwa DNA Honda adalah kemenangan. Ia menyebutkan bahwa perkembangan solid di sisi teknis pada tahun 2025 menjadi fondasi kuat untuk melangkah lebih jauh. 

“DNA perusahaan ini (Honda) adalah balapan. Hal utama yang menentukan arah kami adalah gairah untuk menang dan semangat balap yang telah ditunjukkan perusahaan ini sepanjang sejarah,” jelasnya.

“Fondasi Honda untuk tahun 2026 adalah apa yang telah kami kerjakan di tahun 2025; terdapat pengembangan yang solid di sisi teknis, dan kedua pembalap kami mampu menunjukkan kemajuan,” sambung Alberto.

“Konsistensi Marini sangat krusial dalam membantu kami naik ke level Konsesi yang baru, sementara Mir mampu menunjukkan bakatnya sebagai seorang juara dengan raihan dua podium yang luar biasa,” pungkasnya.