mobilinanews (Pekanbaru) –Berita bagus buat kamu yang sering mondar-mandir di wilayah Riau atau punya bisnis logistik! Proyek raksasa Tol Trans Sumatera (JTTS) baru saja mencatatkan milestone penting. Jembatan Siak yang ikonik di ruas Lingkar Pekanbaru kini sudah hampir rampung, mencapai 98% progres fisik.
Berikut adalah poin-poin penting yang perlu kamu tahu soal perkembangan infrastruktur strategis ini:
Jembatan ini bukan sekadar konstruksi beton biasa. Berlokasi di STA 193+560, jembatan ini melintasi Sungai Siak yang dikenal sebagai salah satu sungai terdalam di Indonesia.
Panjang Total: 214,5 meter.
Bentang Utama: 97,5 meter.
Teknologi: Menggunakan struktur box girder dengan metode balanced cantilever. Kerennya, struktur utamanya bisa kelar hanya dalam waktu 6 bulan.
Fungsi: Menghubungkan wilayah Kota Pekanbaru dengan Kabupaten Kampar yang selama ini terpisah batas alami sungai.
Hutama Karya (HK) melaporkan bahwa pengerjaan ruas Tol Rengat–Pekanbaru (Seksi Junction Pekanbaru–Bypass Pekanbaru) secara umum menunjukkan tren positif:
| Aspek | Persentase |
| Konstruksi Keseluruhan | 71,07% |
| Pengadaan Lahan | 83,52% |
| Jembatan Siak | 98,00% |
Bagi kamu yang berusia 21 tahun ke atas—baik itu profesional, pengusaha muda, atau mahasiswa tingkat akhir—selesainya infrastruktur ini membawa dampak nyata:
Konektivitas Tanpa Hambatan: Tol ini akan mengintegrasikan ruas-ruas besar seperti Tol Pekanbaru–Dumai, Pekanbaru–Rengat, hingga ke arah Bangkinang dan Sumatera Barat.
Efisiensi Logistik: Distribusi barang dan jasa bakal jauh lebih cepat. Artinya, potensi penurunan biaya operasional bagi UMKM maupun perusahaan besar di Riau.
Pengungkit Ekonomi Lokal: Mempermudah mobilitas masyarakat antarwilayah yang selama ini terhambat oleh batas geografis sungai.
"Jembatan Siak menjadi salah satu struktur kunci karena memperkuat fungsi jalan tol sebagai jalur distribusi utama di Provinsi Riau," ujar Mardiansyah, EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya.