mobilinanews (Italia) - Kompetisi tahun 2027 masih jauh, tapi Marco Bezzecchi (Aprilia) sudah terdaftar sebagai pembalap regular. Itu setelah Aprilia memperpanjang kontraknya hingga akhir musim 2028.
Keputusan ekspres itu disebut CEO Aprlia Massimo Rivola sebagai prioritas timnya jelang balap 2026 dimulai bulan depan. Ia ingin amankan Bez di dalam skuadnya karena kontrak sebagian besar pembalap MotoGP akan berakhir pada akhir 2026 ini.
Bez adalah prioritas Aprilia untuk diselesaikan lebih dulu. Setelah itu baru memikirkan yang lainnya. Termasuk joki pendampingnya.
"Ia layak mendapatkan itu. Ia sudah membuktikan komitmennya pada perusahaan, pada tim dan juga membuktikan performanya di atas motor. Itu semua adalah kombinasi yang ideal," tegas Rivola, mantan petinggi tim F1 Ferrari saat umumkan perpanjangan kontrak Bez dua pekan lalu.
Ungkapan itu bisa dibaca sebagai sindiran kepada Jorge Martin yang jadi team mate Bez saat ini. Tahun lalu di tengah jalan Martin memperlihatkan ketidaksetiaannya kepada Aprilia dengan permintaan mundur pada akhir 2025 dengan alasan tidak kompetitif dan itu diatur dalam klausul kontrak, bahwa ia punya opsi mengakhiri kontrak di tengah jalan jika tidak bersaing dalam perebutan gelar.
Kasus itu sempat panas dan melibatkan para pengacara masing-masing dan nyaris ke pengadilan.
Akhirnya, Martin harus nurut karena ia tidak kompetitif tak lain karena ia tak banyak bertanding karena cidera. Bukan karena Aprilia RS-GP tidak mampu bersaing. Bahkan di akhir musim terbukti Aprilia adalah pabrikan terdekat yang bisa melawan dominasi Ducati.
Berkat tiga kemenangannya, Bez bahkan merusak dominasi Ducati di 3 Besar kejuaraan dengan finish di P3. Aprilia juga mendapuk posisi runner-up kejuaraan dunia manufaktur, untuk kali pertama buat pabrikan Italia ini di level MotoGP. Ikut andil di sini adalah Raul Fernandez (TrackHouse Aprilia) dengan satu kemenangan.
Lantas siapa pendamping Bezzecchi di 2027?
Sepertinya bukan Martin. Bukan hanya karena cidera panjangnya yang lanjut sampai saat ini dan belum tentu bisa ikut tes lanjutan di Thailand setelah gagal ikut tes Sepang. Tapi, lebih kepada performa dan komitmennya kepada Aprilia yang diragukan Rivola. Contoh terbaru adalah rumor yang mengatakan Martin telah merapat ke Yamaha dan hal itu sama sekali tak diklarifikisai Martin ke Aprilia.
"Tentu saja saat ini kami tidak melihat talenta Jorge," tegas Rivola kepada media resmi MotoGP. Kalimat pendek yang tegas dan penuh makna. Mungkin juga campur sebal.
Rivola menyebut punya Plan B, C bahkan D untuk memutuskan team mate Bezzecchi nantinya. Ia tak merinci dan tentu saja tidak.mau menyebut nama.
Meski begitu media dan tifosi Italia sudah ramai memprediksi atau berharap Francesco Bagnaia adalah target utama Rivola dan konon sudah ada pendekatan. Pasalnya, Bagnaia sendiri sudah mengatakan ia punya kesempatan besar di musim 2027 dan tak lagi mengumbar pernyataan sebelumnya bahwa ia ingin mengakhiri karir di Ducati.
Meski Bagnaia adalah satu-satunya pembalap yang sejauh ini bisa menyumbang 2 gelar dunia buat Ducati, realitanya Ducati seolah siap melempar dirinya sejak kedatangan Marc Marquez.
Untuk.musim 2027, misalnya, petinggi Ducati macam CEO Claudio Domenicali, GM Luigi Dall'Igna dan Sport Director Davide Tardozzi kompak menyebut Msrquez adalah prioritas untuk 2027. Setelah memastikan Msrquez baru memikirkan pembalap kedua dan belum tentu jatuh kepada Bagnaia. Sebab,, Ducati sudah menempel rider muda Pedro Acosta untuk siap-siap jadi andalan jika Marquez nanti memutuskan pensiun.
Mengapa Bagnaia sebaiknya ke Aprilia, selain alasan gerah sejak kedatangan Marquez itu?
Bezzecchi dan Pecco sudah lama bersahabat, sejak keduanya gabung di Akademi VR46 besutan Valentino Rossi. Relasi ini akan memungkinkan mereka bahu-membahu mengembangkan tim tanpa rivalitas pribadi.
Buat Aprilia, punya dua joki papan atas Italia di dalam tim Italia menjadi.benefit psikologis untuk mendulang dukungan komunitas balap motor Italia. Apalagi rivalitas negatif yang pernah terjadi antara Rossi dengan Marquez ternyata belum terhapus oleh zaman.
Duet Bezzecchi-Bagnaia yang sehari-hari seperti saudara melawan duet Marquez Bersaudara (Marc dan Alex) yang diprediksi akan tetap menggeber Ducati tentunya line-up yang paling layak ditunggu untuk 2027.
Dan, dari sudut bisnis, memasang Bez dan Pecco pastinya akan mendongkrak nilai pasar Aprilia. Oleh karena itu besar harapan pada 2027 itu nanti Aprilia sudah memiliki title sponsor yang didamba-dambakan. (r)