Mobilinanews (Buriram) - Penampilan luar biasa ditunjukkan oleh pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, saat turun dalam sesi latihan resmi (practice session) pada rangkaian seri pembuka Moto3 2026 di Sirkuit Internasional Chang, Thailand.
Beraksi di depan publik Asia yang sangat mendukungnya, pembalap berjuluk "The Wonder Boy" ini membuktikan bahwa dirinya sudah siap bersaing di level dunia dengan mengamankan posisi ke-8 dalam hasil akhir latihan.
Veda yang berseragam tim Honda Team Asia berhasil mencatatkan waktu terbaiknya di angka 1 menit 41,508 detik. Catatan waktu yang sangat tajam ini hanya terpaut 0,518 detik dari pembalap tercepat pertama, David Almansa dari tim Liqui Moly Dynavolt Intact GP.
Jarak yang sangat tipis tersebut cukup menunjukkan bahwa Veda mampu mengimbangi kecepatan para pembalap papan atas dunia yang sudah lebih dulu punya jam terbang tinggi di kelas Moto3.

Yang lebih membuat bangga, keberhasilan menempati posisi ke-8 ini menjadi berkah besar bagi Veda. Berkat kecepatan konsistennya, ia berhak mendapatkan tiket otomatis untuk langsung masuk ke sesi Kualifikasi 2 (Q2).
Artinya, rider berusia 17 tahun asal Yogyakarta ini tidak perlu lagi repot-repot bersaing di babak penyisihan awal dan bisa lebih fokus untuk memburu posisi start terdepan atau pole position pada sesi kualifikasi besok.
Sepanjang sesi latihan, Veda terlihat sangat tenang meski tekanan di lintasan sangat tinggi. Ia mampu memaksimalkan setiap tikungan di Sirkuit Buriram yang memang sudah sangat ia kenal sejak masa-masa suksesnya di Asia Talent Cup.
Dominasi Veda tidak hanya terlihat pada catatan waktu putarannya, tetapi juga pada kemampuan teknis motornya. Data resmi menunjukkan bahwa Veda menjadi pembalap tercepat di lintasan dengan kecepatan puncak (top speed) mencapai 236,8 km/jam.
Angka ini merupakan yang tertinggi dibandingkan seluruh pembalap lainnya dalam sesi tersebut, mengungguli Eddie O`Shea dari tim GRYD-MLav Racing yang berada di posisi kedua dengan 236,3 km/jam.

Konsistensi Veda dalam menjaga kecepatan juga terbukti melalui catatan rata-rata lima kecepatan tertingginya yang berada di angka 235,3 km/jam yang membuatnya tetap menjadi yang terbaik di kelasnya.
Meskipun terpaut sekitar 0,518 detik dari pembalap tercepat, David Almansa, performa stabil Veda di sepanjang 16 putaran yang ia jalani memberikan sinyal positif bagi peluang Indonesia di sesi kualifikasi dan balapan mendatang.
Jika ia mampu mempertahankan performa stabil seperti saat latihan ini, bukan tidak mungkin bendera Merah Putih akan berkibar tinggi dari atas podium Thailand. Mari kita terus berikan dukungan penuh agar Veda bisa meraih hasil terbaik di panggung MotoGP!
Berikut Hasil 10 Besar Sesi Latihan Moto3 2026 Thailand