mobilinanews (Jakarta) – Bagi kita di Indonesia, nama Nissan sudah lama identik dengan kenyamanan MPV lewat line-up legendaris seperti Serena atau Grand Livina. Namun, belakangan ini Nissan tampak lebih "kalem" di pasar LMPV tanah air. Kejutan justru datang dari India bulan Februari ini, di mana Nissan resmi merilis Nissan Gravite—sebuah MPV yang dibanderol dengan harga yang bikin alis terangkat: sekitar Rp105 jutaan (565 ribu Rupee).
Apakah mobil ini hanya sekadar "murah", atau justru punya potensi untuk menjegal dominasi duet maut Toyota Calya dan Daihatsu Sigra jika diboyong ke Indonesia?
Lupakan kesan mobil LCGC yang terkadang tampak "hemat" di sisi estetika. Nissan Gravite mengusung bahasa desain global Nissan yang lebih berani:
Siluet Maskulin: Garis bodi tegas dengan fender lebar memberikan kesan tangguh (bahkan sedikit menyerupai aura SUV).
Pencahayaan LED: Lampu utama dan lampu belakang sudah menggunakan LED lengkap dengan Daytime Running Light (DRL), memberikan kesan premium meski harganya terjangkau.
Ground Clearance: Dengan tinggi kolong 182 mm, mobil ini siap diajak "bertempur" di jalanan kota yang seringkali penuh kejutan lubang atau genangan air.
Bagi Anda yang mencari mobil keluarga, masalah utama biasanya ada di baris ketiga yang sempit. Namun, Nissan mengeklaim Gravite memiliki headroom dan volume baris ketiga yang cukup lega untuk ukuran mobil kompak.
Satu fitur penting untuk wilayah tropis seperti kita adalah sistem AC-nya. Nissan merancang hembusan udara yang disesuaikan dengan suhu panas ekstrem, memastikan semua penumpang hingga baris belakang tetap merasa sejuk.
Jika melihat dimensinya, Gravite memang "head-to-head" dengan penguasa pasar LCGC MPV di Indonesia. Berikut perbandingannya:
| Spesifikasi | Nissan Gravite | Calya / Sigra |
| Panjang | 3.987 mm | 4.110 mm |
| Lebar | 1.734 mm | 1.655 mm |
| Wheelbase | 2.636 mm | 2.525 mm |
| Ground Clearance | 182 mm | 180 mm |
Meskipun lebih pendek secara total panjang, Gravite justru lebih lebar dan memiliki wheelbase lebih panjang. Artinya, stabilitas dan ruang kaki secara teori bisa lebih unggul dibanding kompetitornya.
Ini yang mungkin jadi pembeda besar. Di kelas harga yang ekonomis, Nissan tidak pelit memberikan fitur keselamatan:
6 Airbags: Standar keamanan yang mulai jadi syarat mutlak bagi konsumen modern.
Vehicle Dynamics Control (VDC): Membantu mengontrol oversteer dan understeer.
Traction Control & Hill Start Assist: Fitur yang biasanya absen di mobil kelas bawah, tapi ada di Gravite.
Brake Assist & ABS: Menjamin pengereman lebih presisi di kondisi darurat.
Dengan harga konversi sekitar Rp105 jutaan di India, Nissan Gravite menawarkan paket yang sangat menggoda: desain ganteng, fitur keamanan lengkap, dan kabin yang dipikirkan matang-matang. Jika Nissan Indonesia (NMDI) memutuskan untuk membawanya ke sini (meski tentu akan ada penyesuaian harga pajak dsb), Calya dan Sigra harus mulai waspada.