Moto3 2026 Prancis: Tembus Top 6, Catatan Waktu Ideal Veda Ega Pratama Bikin Lawan Waspada!

Sabtu, 09/05/2026 19:47 WIB | bagas
Veda Ega Pratama #9 (Foto: Red Bull)
Veda Ega Pratama #9 (Foto: Red Bull)

Mobilinanews (Prancis) - Pembalap muda berbakat asal Indonesia, Veda Ega Pratama, menunjukkan taringnya dalam sesi kualifikasi putaran kelima Moto3 2026 yang berlangsung di Sirkuit Le Mans, Prancis.

Mewakili tim Honda Team Asia, Veda berhasil mengamankan posisi start yang sangat strategis untuk balapan utama di lintasan sepanjang 4.185 meter tersebut sekaligus membuktikan bahwa ia mampu bersaing ketat dengan para pembalap elit kelas dunia.

Dalam sesi kualifikasi kedua (Q2) yang berlangsung sengit, Veda mencatatkan waktu putaran terbaik 1 menit 40,304 detik. Hasil ini menempatkannya di posisi keenam (P6) secara keseluruhan dalam tabel klasifikasi kualifikasi.

Memulai balapan dari baris kedua (grid 6) merupakan sebuah posisi ideal untuk tetap berada dalam rombongan depan sejak awal start. Selisih waktu Veda dengan peraih pole position, Adrian Fernandez, tergolong sangat tipis, yakni hanya terpaut 0,260 detik.

Analisis performa per sektor menunjukkan kekuatan Veda yang merata di seluruh bagian sirkuit Le Mans. Ia mencatatkan waktu terbaik 21,549 detik di sektor pertama (T1) dan 24,422 detik di sektor kedua (T2).

Bahkan tak hanya itu, kecepatan rider bernomor #9 ini juga semakin terlihat di sektor ketiga (T3) dengan waktu 32,621 detik, serta ditutup dengan performa apik di sektor terakhir (T4) lewat catatan 21,529 detik.

Jika seluruh waktu terbaik di setiap sektor tersebut digabungkan, Veda sebenarnya memiliki potensi waktu ideal (Ideal Lap Time) sebesar 1 menit 40,121 detik, yang menunjukkan bahwa ia masih memiliki ruang untuk memacu motornya lebih cepat lagi.

Selain catatan waktu yang kompetitif, motor Honda yang ditunggangi Veda juga menunjukkan performa teknis yang mumpuni. Veda berhasil mencapai kecepatan puncak (Top Speed) hingga 224,5 km/jam selama sesi berlangsung.

Konsistensi Veda juga terlihat dari jumlah putaran yang ia lakukan, di mana ia melahap total 6 putaran dengan dua kali masuk ke pit (runs) untuk menyesuaikan strategi demi mendapatkan hasil maksimal.

Kendati demikian, keberhasilan mengamankan posisi keenam di grid start ini menjadi modal berharga bagi Veda Ega Pratama untuk memburu podium di GP Prancis, setelah meraih podium pertama di GP Brasil.

Dukungan penuh dari masyarakat Indonesia diharapkan mampu memotivasi pembalap kelahiran Gunung Kidul ini untuk mengonversi hasil kualifikasi yang solid menjadi prestasi membanggakan saat bendera kotak-kotak dikibarkan pada hari balapan nanti.