Mobilinanews (Ceko), Sirkuit Autodrom Most di Ceko kembali menjadi saksi bisu sengitnya persaingan jagat balap motor internasional saat menggelar seri putaran ketiga dari ajang World Sportbike (WorldSPB) 2026.
Gelaran ini terasa semakin istimewa dan megah karena diselenggarakan bersamaan dengan putaran kelima untuk dua kelas yang lebih tinggi, yaitu World Supersport (WorldSSP) dan World Superbike (WorldSBK).
Di tengah atmosfer balap yang luar biasa padat dan kompetitif tersebut, perhatian publik Indonesia tertuju pada dua pembalap muda berbakat tanah air, Felix Mulya dan Arai Agaska, yang bernaung di bawah bendera tim Progp Nitiracing.
Menunggangi motor Yamaha YZF-R7, keduanya tampak berjuang keras mengukir waktu terbaik dalam sesi kualifikasi Tissot Superpole yang berlangsung sengit di sirkuit sepanjang 4.212 kilometer tersebut.

Felix Mulya #27 - ProGP NitiRacing (Foto: Yamaha)
Sesi kualifikasi yang berlangsung selama 28 menit di bawah kondisi lintasan yang kering ini berjalan sangat dinamis dan dipenuhi drama pembatalan catatan waktu akibat pelanggaran batas sirkuit (track limit).
Felix Mulya menunjukkan performa yang solid dan berhasil mengamankan posisi ke-20 dalam daftar hasil akhir. Pembalap bernomor start #27 ini mencatatkan waktu putaran terbaiknya di angka 1 menit 41.121 detik.
Jika ditelaah lebih dalam berdasarkan data ideal, Felix Mulya mencatatkan waktu kombinasi sektor terbaik yang sangat potensial. Dengan kecepatan puncak mencapai 229,7 km/jam, Felix Mulya terpaut jarak 1.648 detik dari sang peraih posisi terdepan.
Sementara itu, rekan satu timnya, Arai Agaska yang menggunakan nomor start #93, harus puas mengakhiri sesi kualifikasi Tissot Superpole di urutan ke-22. Pembalap muda Indonesia ini menorehkan waktu putaran terbaik 1 menit 41.447 detik.
Berdasarkan data catatan sektor ideal di lintasan, pembalap muda asal Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) ini mencatatkan kecepatan maksimum sebesar 225,0 km/jam, dengan selisih jarak 1.974 detik dari pembalap tercepat.

Arai Agaska #93 - ProGP NitiRacing (Foto: Yamaha)
Sepanjang 11 lap yang dijalani oleh masing-masing pembalap Indonesia tersebut, keduanya sempat mengalami pembatalan catatan waktu di tengah sesi akibat kedapatan melanggar trek limit, sebuah tantangan teknis yang dialami oleh banyak pembalap lain hari itu.
Posisi terdepan atau urutan pertama dalam sesi Superpole ini berhasil direbut oleh pembalap asal Spanyol, David Salvador, dari Team ProDina Kawasaki XCI. Menunggangi Kawasaki ZX-6R 636, ia menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 1 menit 39.473 detik.
Sementara, tempat kedua diraih oleh pembalap Italia, Matteo Vannucci, dari tim Revo-M2 dengan Aprilia RS 660 Factory yang mencatatkan waktu 1 menit 39.558 detik, disusul Loris Veneman dari MTM Kawasaki di posisi ketiga dengan waktu 1 menit 39.620 detik.
Dengan demikian, hasil kualifikasi ini menjadi modal berharga sekaligus evaluasi mendalam bagi Felix Mulya dan Arai Agaska untuk menghadapi balapan sesungguhnya demi membawa nama Indonesia bersinar di benua Eropa.