Incar Segmen Mobilitas Terbesar di Indonesia, VinFast Siapkan e-Scooter

Selasa, 19/05/2026 09:15 WIB | Wilfrid Kolo
Produksi e-scooter VinFast di sebuah fasilitas produksi motor listrik VinFast
Produksi e-scooter VinFast di sebuah fasilitas produksi motor listrik VinFast

mobilinanews (Jakarta) – Pemerintah Indonesia terus mendorong transisi menuju transportasi yang lebih ramah lingkungan. Bagi VinFast, ada potensi besar di sana.

Bagi mereka, potensi ini bukan sekadar target ekspansi baru di Asia Tenggara, melainkan pasar strategis dengan potensi besar untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik, khususnya di segmen roda dua.

Rencana Indonesia mengurangi penggunaan motor bensin secara bertahap mulai mendapatkan dukungan industri, meski tantangan masih tetap ada. 

Kebijakan yang disampaikan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita tersebut menempatkan sepeda motor listrik sebagai salah satu pendorong utama percepatan elektrifikasi nasional.

Dengan lebih dari 120 juta sepeda motor yang saat ini beredar, Indonesia menjadi salah satu pasar roda dua terbesar di dunia. Meski demikian, adopsi sepeda motor listrik masih mencakup sebagian kecil dari angka tersebut, menunjukkan potensi pertumbuhan yang sangat besar.

Ketersediaan infrastruktur, keterjangkauan harga, serta kepercayaan konsumen masih menjadi faktor penentu yang akan memengaruhi tingkat adopsi kendaraan listrik di Indonesia.

CEO VinFast e-Scooter Indonesia, Yordan Satriadi mengatakan dukungan pemerintah perlu diimbangi dengan pengembangan ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi, mencakup pengembangan produk, pembangunan infrastruktur, hingga layanan purnajual.

“Upaya percepatan elektrifikasi perlu didukung oleh kemudahan penggunaan dan nilai ekonomis yang nyata bagi konsumen,” ungkap Yordan Satriadi di Jakarta.

Di tengah perkembangan tersebut, VinFast memosisikan diri bukan hanya sebagai pelaku industri, tetapi juga sebagai bagian penting dalam mendukung transformasi mobilitas hijau di Indonesia. 

Dari Roda Empat ke Roda Dua

Kendaraan VinFast kini telah hadir di jalanan Indonesia sebagai langkah awal perusahaan memasuki industri otomotif nasional. Namun, ambisi VinFast tidak berhenti di kendaraan roda empat.

Sepeda motor masih menjadi moda transportasi utama masyarakat Indonesia dan digunakan setiap hari untuk kebutuhan mobilitas, layanan antar, hingga transportasi online.

Melihat besarnya potensi tersebut, VinFast kini bersiap memasuki salah satu segmen terbesar sekaligus paling kompetitif di pasar otomotif Indonesia.

VinFast mengonfirmasi akan resmi meluncurkan lini e-scooter di Indonesia pada Juni 2026, untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik.

Konsumen sudah dapat melakukan pemesanan sejak awal pembukaan penjualan dengan pengiriman unit ditargetkan pada bulan yang sama. Pada tahap awal, VinFast akan menghadirkan model unggulan berbasis battery swapping, seperti Evo, Feliz II, dan Viper. 

“Ini baru langkah awal. Sebagai bagian dari komitmen kami dalam memperluas portofolio produk, VinFast berencana menghadirkan total delapan model pada tahun ini guna membangun kehadiran yang kuat dan beragam di pasar Indonesia,” jelas Yordan. 

VinFast tidak semata-mata berfokus pada harga, melainkan menekankan proposisi nilai yang lebih luas. 

Meski harga produk akan disesuaikan dengan kondisi pasar dan daya beli masyarakat Indonesia, perusahaan menilai konsumen saat ini semakin mempertimbangkan aspek kemudahan penggunaan jangka panjang serta total biaya kepemilikan.

Di segmen roda dua, VinFast memosisikan diri sebagai penyedia solusi mobilitas listrik yang praktis dan mudah diakses oleh masyarakat luas.