MotoGP 2026: Gaya Balapnya Dianggap Aneh, Ai Ogura Bikin Rider Eropa Bingung

Kamis, 02/07/2026 19:29 WIB | Rulin purba
Ai Ogura (Jepang/Trackhouse Aprilia). (Foto: motosportmagazine)
Ai Ogura (Jepang/Trackhouse Aprilia). (Foto: motosportmagazine)

mobilinanews (Belanda) - Bersinar pada beberapa race terakhir, akhirnya AI Ogura (Trackhouse Aprilia) mencetak kemenangan bersejarahnya di GP Belanda, Minggu lalu. 

Manajer Tim Trackhouse Aprilia Davide Brivio menyebut pembalap Jepang itu pantas meraih P1 perdananya. Brivio yang sukses membawa Valentino Rossi (Yamaha) dan Joan Mir (Suzuki) menjadi juara dunia menyebut kerja keras dan terus belajar menjadi kunci keberhasilan Ogura.

"Saya sudah menduga hanya soal waktu ia raih kemenangan. Saya sudah kerja bareng banyak pembalap, ia salah satu terbaik," ucap Brivio yang tahun depan mesti pisah dengan Agura karena ia pindah ke manajemen Honda sedangkan Ogura jadi pembalap tim pabrikan Yamaha.

Soal tekad baja dan mental bertarung Ogura, sudah sejak lama dipuji para pembalap Aprilia lainnya, macam Jorge Martin (Aprilia) yang tahun depan jadi tandem Martin di Yamaha, maupun rekan setimnya di Trackhouse Aprilia  Raul Hernandez. 

Tapi, ada sisi.lain yang menarik perhatian kedua pembalap Eropa itu.. Yakni gaya balap Ogura yang menjadi perhatian khusus mereka saat beberapa lap diasapi Ogura di GP Belanda.

 "Melihat Ai mengendarai motor  cukup unik karena gaya yang ia gunakan berbeda dari kami semua. Mungkin karena itulah ia sangat kuat di bagian akhir balapan. Berdasarkan data, kami melihat performanya terus meningkat.Jadi, waspadalah terhadapnya dalam perebutan gelar juara," kata Fernandez 

Martin menggambarkan lebih jelas gaya balap rider Jepang itu yang dianggap aneh.

Martin menggambarkan keanehan itu berdasarkan posisi tubuh Ogura yang kontras dengan posisi motornya. Satu hal yang ia sebut sangat aneh. 

Namun, kata Martin, teknik tersebut mungkin juga menjadi kunci kemampuannya dalam menghemat ban.

Juara dunia 2024 itu yang sudah terbiasa dengan sudut kemiringan ekstrem saat mengendarai RS-GP di zona tikungan secara spesifik menyoroti posisi tubuh Ogura di tikungan.

"Saat Anda membuntuti Ai, rasanya aneh karena sepertinya ia akan jatuh di setiap tikungan. Karena tubuh bagian atasnya.benar-benar menunduk, tetapi motornya lurus dan tegak. Saya pikir akan jatuh tapi kemudian ia berbelok dan melaju. Saya kesulitan  mengikutinya karena saya merasa ia akan jatuh," terang Martin yang sempat terpengaruh momen 'akan jatuh'  itu dengan refleks mengendurkan kecepatan sebagai antisipasi.

“Mungkin itu sebabnya ia lebih cepat di beberapa lap terakhir."

Ya, dari beberapa rekaman saat rebah di tikungan memang tampak perbedaan posisi tubuh Ogura dengan rivalnya. Kalau Martin rebah betul dengan motornya, maka kemiringan motor Ogura tampak tidak semiring badannya. 

Ogura sendiri kini naik  le peringkat 4 klasemen kejuaraan MotoGP 2026 dan masuk dalam jalur perebutan gelar. Dan, di Jepang,  ia dielukan sebagwi hero karena membawa Jepwng kembali pada status pemenang MotoGP setelah kali terakhir diraih Makoto Tamada di GP Jepang 2004. (r)