WorldSSP 2026 Prancis: Aldi Satya Mahendra Siapkan Skenario Comeback Gila dari Baris 6!

Sabtu, 05/09/2026 11:57 WIB | bagas
Aldi Satya Mahendra #57 (Foto: Yamaha)
Aldi Satya Mahendra #57 (Foto: Yamaha)

Mobilinanews (Prancis) - Sirkuit de Nevers Magny-Cours di Perancis kembali menjadi panggung pertarungan sengit para pembalap kelas dunia dalam ajang World Supersport 2026 (WorldSSP 2026) seri putaran ke-9 yang berlangsung sangat mendebarkan.

Sesi Tissot Superpole yang digelar pada Jumat 4 September 2026 menghadirkan persaingan ketat di atas lintasan sepanjang 4,411 km yang kering dengan suhu udara mencapai 33 derajat Celsius serta suhu trek 44 derajat.

Pembalap tuan rumah Valentin Debise dari tim Eastroc ZXMoto Evan Bros Factory sukses mengamankan posisi pole usai membukukan catatan waktu tercepat 1 menit 39,585 detik menggunakan motor ZXMoto 820RR miliknya tersebut.

Debise unggul sangat tipis 0,059 detik dari rekan satu timnya Federico Caricasulo yang menempati posisi kedua, disusul oleh pembalap tuan rumah Lucas Mahias di posisi ketiga dengan catatan waktu 1 menit 39,861 detik.

Pembalap muda andalan Indonesia Aldi Satya Mahendra yang membela AS Blu Cru Racing Team dengan menunggangi motor Yamaha YZF-R9 harus berjuang keras melintasi ketatnya persaingan sesi kualifikasi Superpole kali ini.

Aldi Satya Mahendra berhasil mencatatkan waktu lap terbaik 1 menit 40,806 detik yang menempatkannya di posisi ke-17 dari total 32 pembalap yang berpartisipasi pada sesi kualifikasi sengit di sirkuit Magny-Cours.

Sepanjang sesi Superpole Aldi Mahendra melahap total 12 lap dengan kecepatan puncak mencapai 256,5 km/jam, dimana catatan waktu idealnya sebenarnya mampu menyentuh angka 1 menit 40,266 detik di atas lintasan tersebut.

Perjuangan pembalap asal Indonesia ini tidak berjalan mulus karena sempat mengalami pembatalan catatan waktu lap akibat melanggar batas trek di Tikungan 11 pada pukul 16.12 waktu setempat saat sesi kualifikasi berlangsung.

Tak hanya itu Aldi Mahendra juga sempat mengalami insiden kecelakaan di Tikungan 13 pada pukul 16.20 waktu setempat yang memicu munculnya bendera kuning ganda, namun ia mampu bangkit dan kembali bergabung ke lintasan.

Meski harus mengawali balapan dari baris keenam posisi ke-17, potensi kecepatan Aldi Mahendra menjadi modal berharga bagi sang pembalap muda Indonesia untuk tampil agresif dan meraih poin penting pada balapan utama.