WEC 2026 Austin: Drama Masalah Teknis Paksa Sean Gelael dan Team WRT Finis di P16

Senin, 14/09/2026 16:37 WIB | bagas
Sean Gelael #32 - Team WRT - FIA WEC 2026 Austin (Foto: WRT)
Sean Gelael #32 - Team WRT - FIA WEC 2026 Austin (Foto: WRT)

Mobilinanews (AS) - Ajang balapan ketahanan yang amat bergengsi FIA WEC 2026 di Circuit of The Americas, Austin, Amerika Serikat, menyajikan dinamika persaingan yang amat sengit serta dipenuhi oleh drama memikat bagi seluruh pecinta otomotif dunia.

Pembalap kebanggaan Indonesia, Sean Gelael, kembali mengaspal bersama Team WRT #32 dengan ambisi besar memburu poin krusial dalam pertarungan sengit durasi enam jam Lone Star Le Mans yang berlangsung amat sangat melelahkan ini.

Saat mengemudikan mobil BMW M4 GT3 yang sangat tangguh, Sean Gelael membagi tugas kemudi bersama dengan dua rekan setimnya yang berpengalaman, yakni pebalap asal Inggris Darren Leung serta pebalap kawakan dunia Augusto Farfus.

Peluang emas bagi pihak Team WRT #32 sejatinya sudah terbuka sangat lebar sejak sesi kualifikasi dimulai, di mana mereka berhasil mengamankan posisi start ketujuh (P7) sebelum akhirnya mendapat keuntungan penalti dari tim musuh.

Hukuman penalti mundur dua posisi yang telah dijatuhkan kepada tim AF Corse Ferrari #21 secara otomatis mempromosikan Darren Leung sebagai pebalap pertama Team WRT #32 untuk memulai perlombaan dari posisi enam kelas LMGT3 ini.

Keputusan tepat Race Director Eduardo Freitas yang menyatakan bahwa lintasan dalam kondisi basah justru dimanfaatkan dengan sangat sempurna oleh Darren Leung saat lampu hijau menyala untuk melesat maju menembus barisan depan.

Aksi manuver yang sangat tajam dari Darren Leung langsung membawa mobil BMW M4 GT3 merangsek naik ke urutan keempat, bahkan sempat menembus posisi kedua di tengah tingginya ketegangan persaingan para pebalap papan atas dunia.

Sayangnya, nasib kurang beruntung menghampiri ketika kendala teknis mendadak muncul pada komponen as roda mobil, yang memaksa kendaraan harus segera masuk ke dalam area pit untuk menjalani perbaikan mendalam menyeluruh itu.

Proses perbaikan darurat pada area pit stop memakan waktu yang cukup menyita durasi hingga 25 menit, yang mengakibatkan Team WRT #32 harus tertinggal sejauh sepuluh lap dari barisan mobil paling depan pada arena kelas LMGT3 itu.

Meskipun peluang naik podium sudah tertutup sangat rapat, Sean Gelael yang bertindak sebagai Brand Ambassador Pertamax Turbo dan Pertamina Fastron tetap mengambil alih kemudi dengan penuh semangat serta profesionalisme ini.

“Sayangnya, ini satu lagi balapan ‘bagaimana jika’ bagi kami musim ini. Awalnya luar biasa hingga posisi tiga, tapi masalah sensor membuat kami kehilangan sepuluh lap di pit stop,” ucap Sean usai laga, mengutip keterangan resmi WRT, Senin (14/9/2026).

“Setelah itu, kami terus melaju demi mengumpulkan data penting untuk balapan berikutnya. Saya sangat berharap keberuntungan buruk kami bisa segera berakhir sehingga kami mampu mengamankan hasil amat bagus lagi,” lanjut Sean.

Atmosfer balapan Lone Star Le Mans sendiri berlangsung luar biasa intens dengan berkali-kali intervensi Safety Car serta Full Course Yellow guna mengamankan lintasan akibat banyaknya insiden yang terjadi di arena balap itu.

Fokus Team WRT #32 kini langsung teralihkan penuh menuju seri kelima FIA WEC 2026 yang dijadwalkan bakal berlangsung di Sirkuit Fuji, Jepang, pada tanggal 27 September mendatang untuk bangkit demi meraih hasil sangat terbaik.