Mobilinanews (Serang) - Ajang Kejuaraan Nasional Speed Offroad kini mengalami transformasi yang sangat dinamis. Arena balap tanah yang dahulunya kerap didominasi jip tangguh seperti Cherokee kini makin berwarna dengan hadirnya UTV Can-Am.
Geliat kendaraan Utility Task Vehicle tersebut berhasil mencuri perhatian banyak pecinta otomotif tanah air. Masuk dalam kategori kelas G6, UTV Can-Am terbukti memberikan warna baru serta tensi persaingan kian sengit.
M Yassin Kosasih selaku pimpinan tim Jangkar Biru Motorsport menyoroti pertumbuhan minat para pembalap UTV. Sebagai promotor dan pereli senior berprestasi, beliau konsisten merangkul komunitas demi meramaikan kejuaraan.
Usaha keras merangkul para pemilik kendaraan Can-Am kini telah membuahkan hasil yang sangat memuaskan. Jika dahulu hanya ada sekitar 3 sampai 5 unit, kini pada putaran empat dan lima musim 2026 jumlahnya melonjak hingga 13 unit.
“Awalnya memang tidak mudah mengajak rekan komunitas untuk turun langsung ke lintasan balap. Namun berkat sosialisasi intensif, kini terbukti antusiasme mereka meningkat drastis,” ujar M Yassin kepada Mobilinanews.com di Serang, Minggu (25/10/2026).

“Sifat utama dari UTV Can-Am ini adalah ‘Ready to Race’ sehingga para pemilik tidak perlu repot melakukan banyak perubahan mendasar. Kendaraan ini sudah sangat siap dan kompetitif untuk langsung diajak melibas arena,” tambahnya.
“Dukungan penuh dari pihak Can-Am Indonesia pun juga makin memicu semangat para pereli untuk terus tampil maksimal di tiap putaran. Kami sangat optimistis kelas pengguna Can-Am bakal terus berkembang menjadi kelas paling favorit,” pungkas M Yassin.
Dukungan Penuh Can-Am Indonesia
Dalam kesempatan yang sama, pihak Can-Am Indonesia mengapresiasi tinggi atas melonjaknya partisipasi UTV di ajang bergengsi nasional ini. Dukungan nyata disiapkan mulai dari pasokan suku cadang, tenaga mekanik andal, hingga beragam hadiah menarik.
Rhea Audrey perwakilan Can-Am Indonesia menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung iklim balap tanah air. Pihaknya mengaku bangga melihat makin banyaknya unit Can-Am yang beraksi menunjukkan performa di lintasan.
"Kami sangat senang melihat semangat luar biasa dari para pereli yang mempercayakan UTV Can-Am di ajang kejurnas. Kehadiran kami di sini adalah bentuk komitmen penuh untuk mendukung iklim motorsport nasional," tutur Rhea.

"Dukungan teknis serta ketersediaan komponen siap sedia kami hadirkan agar para pereli dapat fokus mengejar prestasi terbaik. Kami berharap kerjasama manis ini terus berlanjut pada musim-musim mendatang," lanjut Rhea.
Ketangguhan Mesin `Stock` yang Terbukti Menjuarai Arena
Hal senada pun turut diungkapkan Tubagus Adhi atau TB Adhi selaku Ketua Komisi Speed Offroad IMI Pusat. Pembalap dari Dewa United Motorsport ini sukses mencatatkan konsistensi tinggi dengan selalu meraih kemenangan di kelas G6 UTV.
Uniknya kendaraan yang digunakan TB Adhi murni mengandalkan spesifikasi mesin standar bawaan pabrik tanpa modifikasi performa. Penyesuaian hanya dilakukan pada perangkat keselamatan demi memenuhi aturan regulasi IMI.
“Kendaraan UTV Can-Am ini terbukti sangat andal meskipun kita hanya menggunakan dapur pacu berspesifikasi standar. Tanpa modifikasi berat pada mesin, kendaraan ini tetap mampu bersaing ketat di papan atas,” tegas TB Adhi.
“Fakta di lapangan membuktikan bahwa dengan racikan standar pabrik plus peranti keselamatan yang memadai, kita sudah bisa meraih podium utama. Ini membuktikan betapa tangguhnya sebuah armada Can-Am,” tambah TB Adhi.

Dominasi UTV Can-Am di arena kejurnas menjadi bukti nyata evolusi teknologi motorsport tanah air. Kemudahan operasional serta performa tinggi menjadikannya solusi praktis bagi siapapun yang ingin terjun ke dunia balap.
Pertumbuhan jumlah peserta di kelas G6 diprediksi akan terus meningkat seiring tingginya antusiasme komunitas. Dukungan sinergis antara promotor, federasi, dan APM menjadi kunci utama suksesnya gelaran balap nasional.
Kehadiran Can-Am tidak hanya meningkatkan kualitas persaingan, tetapi juga memicu lahirnya talenta pereli muda berbakat. Atmosfer kompetisi yang kompetitif namun tetap ramah bagi pemula menjadi daya tarik tersendiri.
Pengalaman para pembalap senior yang sukses membuktikan ketangguhan mesin standar kian memperkuat reputasi UTV. Hal ini memberikan keyakinan tinggi bagi para pecinta offroad untuk ikut merasakan sensasi kompetisi.
Secara keseluruhan, ajang Kejurnas Speed Offroad 2026 berhasil menyajikan tontonan yang kian atraktif dan berkelas. Keterlibatan UTV Can-Am telah membuka era baru dalam peta persaingan balap mobil serbaguna di Indonesia.