MotoGP 2026 Malaysia: Ducati Harus Perhitungkan Marco Bezzecchi, Ini Alasannya

Selasa, 27/10/2026 23:59 WIB | Rulin purba
Marco Bezzecchi (Italia/Aprilia ). (Foto: motogp)
Marco Bezzecchi (Italia/Aprilia ). (Foto: motogp)

mobilinanews (Malaysia) - Tinggal 4 seri balap MotoGP untuk memastikan gelar juara dunia 2026. Dimulai dari Sirkuit Sepang di Malaysia akhir pekan ini.

Di antara para pembalap pemburu gelar, Marc Marquez (Ducati) dalam posisi terbaik. Ia unggul 10 poin atas Jorge Martin dan 50 poin atas Marco Bezzecchi. Keduanya joki Aprilia.

Menarik karena Sepang adalah salah satu sirkuit yang acap membuat balapan Marquez tak nyaman. Ia akui trek sepanjang 5,54 km dengan 15 tikungan itu bukanlah lintasan yang ia sukai, terlebih karena 10 tikungan belok ke kanan dan acap menyulitkannya. Marquez tercatat hanya dua kali menang (2014 dan 2018) di Sepang dalam karir panjangnya di kelas primer.

Sepanjang musim ini Aprilia RS-GP terbukti lebih mumpuni ketimbang Ducati Desmosedici GP26 pada lintasan berkarakter cepat.

Karena itu bos Ducati Davide Tardozzi masih melihat Bezzecchi sebagai rival yang sama sekali tak bisa diabaikan meski tertinggal 50 poin.

"Angka 50 itu belum ada artinya karena masih tersisa total 148 poin dari 4 balapan. Saya selalu respek pada Marco, ia masih ancaman seperti halnya Jorge," kata Tardozzi.

Faktor lain yang membuat Tardozzi tak ingin terlena adalah fakta bahwa apa saja bisa terjadi di MotoGP dengan berbagai drama yang terjadi. Seusai GP Italia di Mugello, misalnya, Bezzecchi memimpin klasemen sementara Marquez berada di P7 dengan ketertinggalan 102 poin. Kini malah berbalik unggul 50 poin atas Bezzecchi. 

So, bukan tak mungkin hal sama terjadi kepada Bezzecchi. Terlebih karena fighting spirit-nya melonjak lagi setelah meraih kemenangan di GP Indonesia.

"Kami memperhitungkannya. Ia punya potensi menang beruntun dlaam 4 race sisa. Untuk Martin kita belum tahu seberapa kompetitif usai kecelakaan di Australia," katanya.

Dari sisi poin, memang tak mudah untuk Bezzecchi meraih gelar. Ia harus memenangkan seluruh balapan sisa sembari berharap Marquez dan Martin beberapa kali gagal finish di zona podium. Sebuah harapan yang tidak berlebihan karena itu tadi, apa saja bisa terjadi di balap MotoGP.

Dan, Bezzecchi sendiri menyebut akan fight terus sampai peluangnya benar-benar tak lagi tersisa.

"Saya benar-benar sudah tak sabar balapan di Malaysia, terlebih setelah pembatalan balap di Australia. Saya senang kembali ke Sepang, Sirkuit yang buat saya fantastis. Semoga saja cuaca nanti mendukung," tegasnya. (r)