mobilinanews (Jakarta) - GAC Indonesia secara resmi meluncurkan AION i60 di Indonesia, menandai debut pertama model tersebut di Asia Tenggara dalam konfigurasi setir kanan (Right-Hand Drive/RHD).
Peluncuran ini sekaligus memperkenalkan sejumlah karakteristik yang menjadi pembeda AION i60, termasuk kulkas terintegrasi di dalam kabin serta ban serep sebagai perlengkapan kendaraan.
Kedua fitur tersebut mencerminkan pendekatan GAC dalam memahami kebutuhan mobilitas konsumen yang semakin beragam, dengan menghadirkan kepraktisan dan fungsionalitas yang mendukung perjalanan sehari-hari maupun jarak jauh.
Kehadiran AION i60 merupakan bagian dari strategi jangka panjang GAC Group dalam memperkuat posisinya di pasar otomotif Indonesia.
Komitmen tersebut tidak hanya diwujudkan melalui pengembangan portofolio kendaraan elektrifikasi, tetapi juga melalui rakitan lokal di fasilitas PT National Assemblers, Cikampek, sebagai bagian dari penguatan ekosistem manufaktur dan industri otomotif nasional.
Chief Technology Officer GAC International, Masato Katsumata menjelaskan bahwa pengembangan kendaraan GAC berlandaskan pada filosofi kualitas menyeluruh, mulai dari proses rekayasa, pemilihan material, hingga pengalaman konsumen selama masa kepemilikan.
“Melalui AION i60, kami ingin menghadirkan standar kualitas yang mengintegrasikan kenyamanan, keselamatan, dan keandalan dalam satu kendaraan. Indonesia merupakan pasar strategis bagi GAC, dan kami berkomitmen untuk terus tumbuh bersama konsumen melalui inovasi produk dan layanan yang berkelanjutan,” ujar Masato Katsumat.
Pengembangan AION i60 juga merefleksikan pendekatan GAC Listens, sebuah inisiatif yang menempatkan suara dan kebutuhan konsumen sebagai bagian penting dalam pengembangan produk.
Melalui pendekatan tersebut, GAC berupaya menghadirkan kendaraan yang tidak hanya unggul dari sisi teknologi, tetapi juga relevan dengan karakteristik penggunaan dan gaya hidup masyarakat.
“AION i60 hadir sebagai All-Rounder Vehicle yang dirancang untuk menyatukan berbagai kebutuhan dalam satu kendaraan. Kami ingin memberikan lebih dari sekadar pengalaman berkendara, yaitu kenyamanan, rasa aman, serta kepercayaan dalam setiap perjalanan,” ujar CEO GAC Indonesia, Andry Ciu.
AION i60 memiliki desain eksterior modern dengan proporsi yang dirancang untuk mengoptimalkan ruang kabin sekaligus mempertahankan karakter kendaraan yang dinamis.
Kendaraan ini memiliki dimensi panjang 4.685 mm, lebar 1.854 mm, tinggi 1.660 mm, serta jarak sumbu roda 2.775 mm. Dimensi tersebut memberikan ruang yang lapang bagi penumpang sekaligus menghadirkan proporsi kendaraan yang seimbang.
Ruang Kabin Luas dan Kaya
Fitur Pada aspek kenyamanan, AION i60 menawarkan panjang ruang kabin efektif lebih dari 3 meter, dengan ruang kaki baris kedua mencapai 1.037 mm dan ruang kepala 1.020 mm.
Kenyamanan kabin semakin diperkuat melalui material bantalan delapan lapis, kursi depan dengan fungsi pijat delapan titik, ventilasi, pemanas, serta pengaturan elektrik dan memori.
Pada aspek keselamatan, AION i60 menggunakan konstruksi cage-type body dengan 72% material baja berkekuatan tinggi, termasuk baja hot-formed berkekuatan 1.500 MPa pada bagian inti kabin.
Perlindungan penumpang didukung enam airbag serta teknologi GAC Magazine Battery 2.0 yang dikembangkan dengan berbagai pengujian keselamatan baterai, termasuk pengujian perendaman, benturan bagian bawah kendaraan, dan penetrasi benda tajam.
AION i60 juga dilengkapi 15 fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS) Level 2. Beberapa di antaranya meliputi Adaptive Cruise Control (ACC), Automatic Emergency Braking (AEB), Forward Collision Warning (FCW), Blind Spot Detection (BSD), Lane Departure Warning (LDW), dan Rear Cross Traffic Alert (RCTA).
Pada sektor elektrifikasi, AION i60 dibekali baterai berkapasitas 75 kWh dengan jarak tempuh yang diklaim mencapai lebih dari 602 km (NEDC). Teknologi pengisian daya cepat 3C memungkinkan pengisian baterai dari 30% hingga 70% dalam waktu sekitar 15 menit, dengan kondisi pengujian yang sesuai.
Baterai dirancang untuk mendukung hingga 3.000 siklus pengisian daya atau estimasi jarak penggunaan hingga 1,5 juta kilometer berdasarkan parameter pengujian internal GAC.
Kombinasi teknologi baterai, sistem keselamatan, dan efisiensi pengisian daya tersebut menjadi bagian dari upaya GAC dalam menghadirkan kendaraan listrik yang dapat diandalkan untuk kebutuhan mobilitas modern.