mobilinanews (Jakarta) – Indikator penunjuk BBM (bahan bakar minyak) khususnya yang digital, kerap membuat bingung terlebih saat `bar` penunjuk bensin sudah mulai berkedip. Berapa kilometer dan berapa liter kah sisa bensin yang tersisa di dalam tangki.
“Pada indikator bensin model jarum, biasanya kita langsung waspada saat sudah menunjukan strip terakhir karena khawatir jika mobil bisa mendadak mogok disebabkan bensin habis. Untuk digital memang sedikit membuat dag dig dug apalagi jika sudah berkedip, tapi sesungguhnya sama saja dengan model bensin dengan indicator jarum,” ujar Usman Hadi, pemerhati otomotif kepada mobilinanews.
Ditekankan olehnya, pada posisi bensin rest atau sudah berkedip (digital), sejak pertama kali berkedip didalam tangki masih tersimpan setidaknya 5 liter bensin. Untuk jumlah bensin tersebut, mobil setidaknya masih bisa menempuh jarak 30 – 50 km, namun agar lebih aman sebaiknya segera mengisi bensin jika didapati indikator bensin sudah berkedip.
“Jangan sampai bensin benar-benar habis karena jika tangki bensin kotor, kotoran akan terhisap oleh mesin. Umumnya indikator bensin digital disertai informasi sisa jarak tempuh dengan kapasitas bensin yang tersisa. Yang benar adalah posisi angka jarak pada penunjuk akan terus turun sesuai dengan bensin yang semakin habis. Jika didapati angka jarak (km) berubah-ubah (bukan semakin turun), perlu dilakukan pengecekan karena bisa jadi ada kesalahan,” ungkap pria yang akrab disapa Gembleh oleh kalangan pecinta otomotif.
Ingat jika indikator bensin sudah berkedip, segera isi bensin daripada harus repot dorong mobil karena kehabisan bensin.