mobilinanews (Long Beach) - Walaupun gelaran F1 Amerika di sirkuit Austin tidak semegah yang dikira,tapi Amerika Serikat punya satu gelaran yang jauh lebih menarik daripada F1. Adalah Long Beach Grand Prix yang digelar tiap tahunnya di sirkuit jalanan kota Long Beach,Amerika Serikat.
Digelar pada akhir pekan (15-17/04) setempat,gelaran ini memasuki musim ke-41 sejak dihelat pertama kali pada 1975 silam.Formula 1 sendiri pernah menggelar seri Amerika Serikat di sirkuit ini pada 1976-1983 dan pada 1984 sampai sekarang (2016) balap Formula Amerika atau Indycar menjadi kelas utama sebagai pengganti balap F1.
Selain balap Indycar,pada balapan ini digelar pula bermacam-macam supporting race yang membuat penonton tidak beranjak dari tempat duduknya. Supporting race yang digelar antara lain balap Stadium Super Truck,Super Drift Challenge dan balap supercar Pirelli World Challenge. Penonton juga bisa menikmati motorshow mini yang memamerkan supercar dan kendaraan ramah lingkungan di Lifestyle Expo.Anak-anak juga bisa bermain di Family Fun Zone sembari menunggu balapan digelar.
Di kelas Pirelli World Challenge,tim Cadillac berhasil menjadi pemenang dengan kerja keras Johnny O` Connell sebagai pebalap utama yang mengendarai Cadillac ATS VR. Pebalap Amerika ini bertarung habis-habisan dengan pebalap K-PAX Racing Mclaren,Alfaro Parente.
Pada kelas Weathertech Sportcar,tim Wayne Taylor Racing dengan mobil Corvette Daytona Prototype berhasil menjadi kampiun. Duet Ricky dan Jordan Taylor pantas mendapat ancungan jempol sebagai duet bersaudara yang memiliki peforma apik di balapan tersulit pada Weathertech Sportcar itu.
Sedangkan di kelas utama,Indycar dimenangkan oleh Simon Pagenaud dari Team Penske yang menghalahkan Scott Dixon (Chip Ganassi Racing) yang harus puas finish kecua dan rekan setim Pagenaud yaitu Helio Castroneves yang finish ketiga
Memang sportaiment itu tidak akan lekang dimakan oleh zaman,benar bukan???