mobilinanews (Jakarta) - Heboh soal bentrok jadwal Drifting dan ISSOM pada 30-31 Juli mendatang tampaknya tak bakal terwujud.
"Gue belum ada laporan soal kejurnas drifting seri 1 itu. Dan kalau sudah diproses pun akan gue sarankan diundur. Karena event yang sudah memiliki tanggal (ISSOM) tersebut harus diprioritaskan. Jadi ngak seenaknya masukin tanggal langsung ok," ungkap Donny SQ, Kabid Olahraga Pengprov IMI DKI kepada mobilinanews.
“Dan secara regulasi, memang tidak dipebolehkan menggelar event balap roda empat berbarengan di satu region. Sama2 Kejurnas pula. Itu regulasi sudah lama dan belum ada perubahan, " terang Donny.
Donny yang juga seorang offroader senior itu melihat promotor nasional drifting kurang kooperatif. "Coba kapan dia pernah ajak IMI DKI ngobrol. Kalau eventnya di Jakarta, IMI DKI Jakarta yang punya hak itu dan bukan PP IMI," ungkapnya.
Lebih lanjut Donny mengatakan bahwa dirinya masih Kabid Olahraga R4 yang sah.
"Gue orangnya gampang-gampang saja, tapi jangan direpotin sama yang ngak jelas," tegasnya.
Namun kabarnya ada wacana untuk memundurkan jadwal seri pertama kejurnas drifting dari 30-31 Juli menjadi 3-4 September di Kemayoran. Alasannya selain bentrok dengan ISSOM, lokasi Parkir Timur Senayan tidak bisa dipakai karena ada KTT Asia. Lagi pula kalau bisa di Senayan, hanya bisa dipakai hari Minggu saja. Padahal event drift perlu dua hari penyelenggaraan.
Halo Mayasu Permata sebagai pronas drifting? Mundur, tidak, mundur, tidak...? (Budi santen)