motorinanews - Adanya polemik mengenai penetapan sirkuit balap motor untuk PON (Pekan Olahraga Nasional) XIX Jawa Barat membuat sebagian para pebalap resah. Pasalnya para pebalap juga membutuhkan kepastian mengenai sirkuit yang akan digunakan pada saat PON XIX nanti (1/6).
Awalnya telah ditetapkan Subang sebagai tuan rumah penyelenggara balap motor PON XIX Jawa Barat pada September mendatang. Namun kemudian berpindah ke tempat lain menyusul ditangkapnya Bupati Ojang Sohandi oleh KPK untuk kasus korupsi.
Dengan batalnya sirkuit di Subang, maka ada kabar lain yang mengatakan bahwa sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya atau sirkuit Sentul kecil yang akan dijadikan lokasi balap motor PON XIX Jawa Barat.
Seperti yang kita ketahui, sirkuit di Tasikmalaya itu adalah milik perorangan dan masih membutuhkan banyak perubahan dari unsur safety lintasan. Akses menuju sirkuit pun sulit, bahkan ketersediaan hotel untuk menginap para kontestan juga susah.
Menanggapi hal tersebut, H. A Yudhistira pebalap asal DKI Jakarta angkat bicara. "Saya pasti pilih Sentul kecil karena lebih layak. Akses ke sirkuitnya dekat dengan bandara dan hotel dekat sirkuit banyak. Dari segi safety lintasan sudah pasti lebih aman di sentul kecil dibanding dengan sirkuit Tasikmalaya jika balapan PON dengan motor standart," katanya.
Yang jelas PP IMI selaku regulator dan panitia PON XIX Jawa Barat harus cepat menentukan sirkuit mana yang akan dipakai karena jadwal sudah semakin dekat. Rencananya pagelaran PON XIX Jawa Barat akan berlangsung pada 17-29 September 2016.